Saturday, July 27, 2019

Pengertian Administrasi Produksi Dan Operasi Serta Ruang Lingkup

Pengertian Manajemen produksi dan operasi Serta Ruang Lingkup. Manajemen produksi dan operasi tidak terlepas dari pengertian manajemen. Dengan istilah administrasi dimaksudkan yaitu acara atau perjuangan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan dengan memakai atau mengorganisasikan kegiatan-kegiatan orang lain.

Definisi Manajemen Produksi dan Operasi

Menurut T. Hani Handoko (2000:3), Manajemen produksi dan operasi merupakan usaha-usaha pengelolaan secara optimal, penggunaan sumber daya-sumber daya (atau sering disebut faktor-faktor produksi), tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, materi mentah dan sebagainya dalam proses transformasi materi mentah dan tenagakerja menjadi banyak sekali produk atau jasa.

Menurut fogarty yang diterjemahkan oleh eddy herjanto (2008:20), pengertian dari Manajemen Produksi dan Operasi yaitu: “Suatu proses yang secara berkesinambungan dan efektif memakai fungsi administrasi untuk mengintegrasikan banyak sekali sumberdaya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan”.

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi berdasarkan Sofjan Assauri (2008:12), menyampaikan bahwa: “Manajemen Produksi dan Operasi yaitu acara yang mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber- sumber daya yang berupa sumber daya manusia, sumber daya alat dan sumber daya dana serta bahan, secara efektif dan efisien untuk membuat dan menambah kegunaan (utility) sesuatu barang atau jasa”.

Secara Umum administrasi operasi yaitu suatu desain operasi dan perbaikan system produksi serta perubahan dari sumberdaya yang dimiliki perusahaan (meliputi tanah, tenaga kerja, modal, dan input manajemen) menjadi output berupa barang atau jasa yang diinginkan.

Ruang Lingkup Manajemen Produksi dan Operasi

  • Seleksi dan rancangan atau desain hasil produksi (product) Kegiatan produksi dan operasi merupakan acara yang meliputi bidang yang luas, dimulai dari penganalisaan dan penetapan keputusan dikala sebelum dimulainya acara produksi dan operasi, yang umumnya bersifat keputusan-keputusan jangka panjang, serta keputusan-keputusan pada waktu menyiapkan dan melakukan acara produksi dan pengoprasiannya.
  • Seleksi dan perancangan proses dan peralatan Setelah produk didesain, maka acara yang harus dilakukan untuk merealisasikan perjuangan untuk menghasilkannya yaitu memilih jenis proses yang akan dipergunakan serta peralatannya. Kegiatan harus dimulai dari penyelesaian dan pemeliharaan akan jenis proses yang akan dipergunakan, yang tidak terlepas dengan produk yang akan dihasilkan.
  • Pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produk Kelancaran produksi dan operasi perusahaan sangat dipengaruhi oleh kelancaran mendapat sumber-sumber materi masukan (input), serta ditentukan pula oleh kelancaran dan biaya penyampaian atau supply produk yang dihasilkan berupa barang jadi dan jasa kepasar. Oleh alasannya itu, untuk menjamin kelancaran maka sangat penting peranan dari pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produksinya.
  • Rancangan tata letak (layout) dan arus kerja atau proses Kelancaran dalam proses produksi dan operasi ditentukan pula oleh salah satu factor yang terpenting didalam perusahaan atau unit produksi, yaitu rancangan tata letak (layout) dan arus kerja atau proses, rancangan tata letak harus mempertimbankan banyak sekali factor antara lain yaitu kelancaran arus kerja, optimalisasi dari waktu pergerakan dalam proses, kemungkinan kerusakan yang terjadi alasannya pergerakan proses akan meminimalisasi biaya yang timbul dari pergerakan dalam proses atau material handling.
  • Rancangan kiprah perusahaan Rancangan kiprah pekerjaan merupakan bab yang integral dari rancangan sistem. Dalam melakukan fungsi produksi dan operasi, maka organisasi kerja disusun, alasannya organisasi kerja sebagai dasar pelaksanaan kiprah perkerjaan, merupakan alat atau wadah acara yang hendaknya sanggup membantu pencapaian tujuan perusahaan atau unit produksi organisasi tersebut.
  • Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas Rancangan sistem produksi dan operasi harus disusun dengan landasan taktik produksi operasi yang disiapkan terlebih dahulu. Dalam taktik produksi dan operasi harus terdapat pernyataan wacana maksud dan tujuan dari produksi dan operasi, serta misi dan kebijakan-kebijakan dasar atau kunci untuk lima bidang yaitu proses, kapasitas, persediaan, tenagakerja, dan mutu atau kualitas.

No comments:

Post a Comment