Thursday, August 23, 2018

Pengertian Dan Karakteristik Materi Ajar

Pengertian Dan Karakteristik Bahan Ajar. Bahan bimbing yang baik dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip instruksional. Seorang Guru sanggup menulis sendiri materi bimbing yang ingin dipakai dalam acara berguru mengajar. Akan tetapi guru juga sanggup memanfaatkan buku teks atau materi dan informasi lainnya yang sudah ada di pasaran untuk dikemas kembali atau ditata sedemikian rupa sehingga sanggup menjadi materi ajar. Bahan bimbing biasanya dilengkapi dengan pedoman untuk siswa dan guru. Pedoman berkhasiat untuk mempermudah siswa dan guru mempergunakan materi ajar.

Definisi / Pengertian Bahan Ajar

Bahan bimbing ialah seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai kompetensi atau subkompetensi dengan segala kompleksitasnya. Pengertian ini menjelaskan bahwa suatu materi bimbing haruslah dirancang dan ditulis dengan kaidah intruksional alasannya akan dipakai oleh guru untuk membantu dan menunjang proses pembelajaran.

Bahan atau materi pembelajaran intinya ialah “isi” dari kurikulum, yakni berupa mata pelajaran atau bidang studi dengan topik/subtopik dan rinciannya.

Melihat klarifikasi di atas, sanggup kita ketahui bahwa tugas seorang guru dalam merancang ataupun menyusun materi bimbing sangatlah memilih keberhasilan proses berguru dan pembelajaran melalui sebuah materi ajar. Bahan bimbing sanggup juga diartikan sebagai segala bentuk materi yang disusun secara sistematis yang memungkinkan siswa sanggup berguru secara berdikari dan dirancang sesuai kurikulum yang berlaku. Dengan adanya materi ajar, guru akan lebih runtut dalam mengajarkan materi kepada siswa dan tercapai semua kompetensi yang telah ditentukan sebelumnya.

Karakteristik Bahan Ajar

Sesuai dengan penulisan modul yang dikeluarkan oleh Direktorat Guruan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2003, materi bimbing mempunyai beberapa karakteristik, yaitu self instructional, self contained, stand alone, adaptive, dan user friendly.
  1. Self instructional yaitu materi bimbing sanggup menciptakan siswa bisa membelajarkan diri sendiri dengan materi bimbing yang dikembangkan. Untuk memenuhi huruf self instructional, maka di dalam materi bimbing harus terdapat tujuan yang dirumuskan dengan jelas, baik tujuan tamat maupun tujuan antara. Selain itu, dengan materi bimbing akan memudahkan siswa berguru secara tuntas dengan memperlihatkan materi pembelajaran yang dikemas ke dalam unit-unit atau acara yang lebih spesifik.
  2. Self contained yaitu seluruh materi pelajaran dari satu unit kompetensi atau subkompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu materi bimbing secara utuh. Kaprikornus sebuah materi bimbing haruslah memuat seluruh bagian-bagiannya dalam satu buku secara utuh untuk memudahkan pembaca mempelajari materi bimbing tersebut.
  3. Stand alone (berdiri sendiri) yaitu materi bimbing yang dikembangkan tidak tergantung pada materi bimbing lain atau tidak harus dipakai bantu-membantu dengan materi bimbing lain. Artinya sebuah materi bimbing sanggup dipakai sendiri tanpa bergantung dengan materi bimbing lain.
  4. Adaptive yaitu materi bimbing hendaknya mempunyai daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi. Bahan bimbing harus memuat materi-materi yang sekiranya sanggup menambah pengetahuan pembaca terkait perkembangan zaman atau lebih khususnya perkembangan ilmu dan teknologi.
  5. User friendly yaitu setiap intruksi dan paparan informasi yang tampil bersifat membantu dan dekat dengan pemakainya, termasuk akomodasi pemakai dalam merespon dan mengakses sesuai dengan keinginan. Kaprikornus materi bimbing selayaknya hadir untuk memudahkan pembaca untuk menerima informasi dengan sejelas-jelasnya.
Dikutip Dari Berbagai Sumber

No comments:

Post a Comment