Tuesday, August 14, 2018

Pengertian Efektifitas Kerja

Pengertian Efektifitas Kerja. sebuah perusahaan atau instansi selalu berusaha semoga setiap karyawan yang terlibat di dalamnya sanggup mencapai efektivitas kerja. Keberhasilan perusahaan untuk mencapai tujuannya dimulai dari keberhasilan masing-masing karyawan yang bersangkutan. Dengan kata lain efektivitas suatu perusahaan sanggup tercapai apabila masing-masing karyawan sanggup sempurna mencapai target yang dikehendaki. Suatu pekerjaan dikatakan efektif apabila sanggup mencapai tujuan sebagaimana yang direncanakan dengan memakai segala sumber daya yang telah direncanakan pula.

 sebuah perusahaan atau instansi selalu berusaha semoga setiap karyawan yang terlibat di dal Pengertian Efektifitas Kerja


Efektivitas kerja merupakan salah satu tujuan dari setiap pelaksanaan pekerjaan. Efektivitas kerja sanggup dicapai kalau pelaksanaan kerja sesuai dengan syarat-syarat yang diharapkan oleh pekerjaan tersebut. Dan Untuk memahami perihal efektifitas kerja, maka perlu memahami dulu perihal pengertian efektivitas kerja.

Definisi Efektifitas Kerja

  1. Menurut Moekijat mengungkapkan bahwa “Efektivitas kerja yaitu sebagai salah satu kemampuan / keadaan berhasilnya suatu pekerjaan yang dilakukan oleh insan untuk memperlihatkan kegunaan yang diharapkan”.
  2. Menurut Sondang P. Siagian Mengungkapkan bahwa “Efektivitas kerja yaitu penyelesaian pekerjaan sempurna pada waktunya”. Artinya penggunaan waktu yang sempurna dalam menuntaskan pekerjaan, bukan penggunaan biaya yang diperlukan. Demikian untuk mencapai efektivitas kerja perlu adanya penggunaan waktu yang sebaik-baiknya.
  3. Berdasarkan pada pendapat di atas sanggup diambil kesimpulan bahwa efektivitas kerja yaitu penyelesaian pekerjaan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang sesuai dengan waktu dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas kerja

Sutarto mengemukakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas yaitu sebagai berikut :
  1. Faktor internal. ini meliputi sebagai keseluruhan faktor yang ada dan berkaitan dengan organisasi itu sendiri terdapat sekelompok orang yang melaksanakan acara kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu,
  2. Faktor eksternal. meliputi suatu jaringan hubungan-hubungan pertukaran dengan sejumlah organisasi dan melibatkan diri dengan transaksi - transaksi dengan tujuan untuk memperoleh dukungan, mengatasi hambatan, melaksanakan pertukaran sumber daya, menata lingkungan organisasi yang konduktif dan proses transformasi nilai penemuan maupun norma sosial yang ada.
Dikutip dari aneka macam Sumber

No comments:

Post a Comment