Thursday, July 19, 2018

Pengertian Diskriminasi Serta Jenis, Lantaran Dan Tipenya

Pengertian Diskriminasi. Apabila anda mendengar istilah diskriminasi niscaya yang terbayang di dalam ingatan kita pertama kali yaitu adanya suatu perlakuan yang tidak adil dan perlakuan yang berbeda oleh sekelompok masyarakat. Kata diskriminasi berasal dari bahasa latin yaitu discriminatus yang artinya membagi atau membedakan. Berikut yaitu klarifikasi seputar pengertian Diskriminasi, Jenis-Jenis Diskriminasi, Tipe-Tipe Diskriminasi serta Sebab-Sebab Diskriminas.

Definisi Diskriminasi

Menurut Fulthoni, et.al, Diskriminasi yaitu perlakuan yang tidak adil dan tidak seimbang yang dilakukan untuk membedakan terhadap perorangan, atau kelompok, berdasarkan sesuatu, biasanya bersifat kategorikal, atau atribut-atribut khas, ibarat berdasarkan ras, kesukubangsaan, agama, atau keanggotaan kelas-kelas sosial. 

Menurut Doob dalam Liliweri diskriminasi yaitu merupakan sikap yang ditujukan untuk mencegah suatu kelompok, atau membatasi kelompok lain yang berusaha mempunyai atau mendapatkan sumber daya.

Secara teoritis, diskriminasi sanggup dilakukan melalui kebijakan untuk mengurangi, memusnahkan, menaklukkan, memindahkan, melindungi secara legal, membuat pluralisme budaya dan mengasimilasi kelompok lain.

Dikutip dari wikipedia Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibentuk berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu insiden yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan lantaran kecenderungan insan untuk membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil lantaran karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, ajaran politik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi.

Diskriminasi berdasarkan Sears yaitu sikap mendapatkan atau menolak seseorang berdasarkan (setidak-tidaknya dipengaruhi oleh) keanggotaan kelompok.

Jenis-Jenis Diskriminasi

  1. Diskriminasi berdasarkan suku / etnis, ras, dan agama / keyakinan.
  2. Diskriminasi berdasarkan jenis kelamin dan gender (peran sosial lantaran jenis kelamin).
  3. Diskriminasi terhadap penyandang cacat.
  4. Diskriminasi terhadap penderita HIV / AIDS.
  5. Diskriminasi lantaran kasta sosial. 

Tipe-Tipe Diskriminasi

  1. Diskriminasi Langsung. Tindakan membatasi suatu wilayah tertentu, ibarat pemukiman, jenis pekerjaan, akomodasi umum dan semacamnya dan juga terjadi manakala pengambil keputusan diarahkan oleh prasangka-prasangka terhadap kelompok tertentu.
  2. Diskriminasi tidak eksklusif Diskriminasi tidak eksklusif dilaksan akan melalui penciptaan kebijakan-kebijakan yang menghalangi ras / etnik tertentu untuk bekerjasama secara bebas dengan kelompok ras / etnik lainnya yang mana hukum dan mekanisme yang mereka jalani mengandung bias diskriminasi yang tidak tampak dan menimbulkan kerugian sistematis bagi komunitas atau kelompok masyarakat tertentu. 

Sebab-Sebab Diskriminasi

  1. Mekanisme pertahanan psikologi (projection) Seseorang memindahkan kepada orang lain ciri-ciri yang tidak disukai ihwal dirinya kepada orang lain.
  2. Kekecewaan. Setengah orang yang kecewa akan meletakkan kekecewaan mereka kepada ’kambing hitam’.
  3. Mengalami rasa tidak selamat dan rendah diri Mereka yang merasa terancam dan rendah diri untuk menenangkan diri maka mereka mencoba dengan merendahkan orang atau kumpulan lain.
  4. Sejarah Ditimbulkan lantaran adanya sejarah pada masa lalu.
  5. Persaingan dan eksploitasi Masyarakat sekarang yaitu lebih materialistik dan hidup dalam persaingan. Individu atau kumpulan bersaing diantara mereka untuk mendapatkan kekayaan, kemewahan dan kekuasaan.
  6. Corak sosialisasi Diskriminasi juga yaitu fenomena yang dipelajari dan diturunkan dari satu generasi kepada generasi yang lain melalui proses sosialisasi. Seterusnya terbentuk suatu pandangan stereotip ihwal peranan sebuah bangsa dengan yang lain dalam masyarakat, yaitu berkenaan dengan kelakuan, cara kehidupan dan sebagainya. Melalui pandangan stereotip ini, kanak-kanak mencar ilmu menghakimi seseorang atau sesuatu ide. Sikap prejudis juga dipelajari melalui proses yang sama.

No comments:

Post a Comment