Saturday, August 24, 2019

Pengertian Umum Pantai Dan Pesisir Serta Jenis-Jenis Pantai

Secara umum Pengertian pantai berdasarkan para mahir bahwa pantai adalah batas antara daratan dengan laut. Batas ini merupakan zona bahari hingga dengan kedalaman 200 m (garis isobath 200 m). Jadi, sifat-sifatnya sama dengan daratan yang disebut shelf. Sebelumnya juga telah dibahas pengertian pantai dan pesisir serta perbedaanya, mengapa pesisir dikaitkan dengan pantai ??. karna terkadang banyak orang yang sulit mengartikan pesisir dan membedakan pantai dengan pesisir. pembahasan selanjutnya yakni macam-macam pantai yang akan dijelaskan dibawah ini.

Bentuk permukaan pantai tidak selalu tetap, tetapi senantiasa mengalami perubahan, yang disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
  1. Gelombang, arus, dan pasang surut merupakan tenaga pengikis, pengangkut, dan pengendapan material di pantai.
  2. Perubahan ketinggian relatif permukaan laut, lantaran pembekuan atau pencairan es, dan penaikan atau penurunan cuilan litosfer.
  3. Pengaruh acara insan ibarat pembuatan pelabuhan, pengeringan rawa-rawa, dan pengerukan muara sungai.
Jenis-Jenis Pantai 

Dalam pengertian pantai berdasarkan definisi para mahir dan macam-macam pantai atau jenis-jenis pantai berdasarkan bentuknya yakni terbagi atas 4 macam, pantai landai, pantai curam, pantai bertebing (flaise), dan pantai karang. Menurut bentuknya ada empat macam pantai, yaitu pantai landai, pantai curam, pantai bertebing dan pantai karang. 

  1. Pantai Landai - Pantai landai, yaitu pantai yang permukaannya relatif datar. Termasuk pantai jenis ini yaitu pantai mangrove, pantai bukit pasir, pantai delta. dan pantai estuari. 
  2. Pantai Curam - Pantai curam biasanya bergunung-gunung. Karena peretakan yang memanjang sejajar pantai dan terkikis ombak yang besar, terjadilah tebing-tebing curam dan bahari dalam. Contohnya, pantai di selatan pulau Jawa dan barat Pulau Sumatera. 
  3. Pantai Bertebing (Flaise) - Pantai bertebing (Flaise) yaitu pantai yang curam di muka tebing lantaran adanya pegunungan melintang tegak lurus terhadap pantai. Di pantai ini sering dijumpai bahari yang dangkal. Terjadinya flaise lantaran penimbunan hasil perusakan tebing pantai itu sendiri yang disebabkan oleh erosi atau erosi marine. 
  4. Pantai Karang - Pantai karang terjadi jikalau di dasar bahari sepanjang pantai terdapat terumbu karang, contohnya pantai di pulau sulawesi, maluku, dan nusa tenggara. Pantai ibarat ini biasanya dijadikan objek wisata laut. Misalnya, Taman Bunaken di Manado. 
Pesisir
Pesisir yaitu cuilan dari pantai yang tergenang pada waktu air bahari pasang, dan kering pada waktu air bahari surut. Daerah ini pada waktu kering sanggup dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, dan tambak (udang dan garam) oleh masyarakat sekitar.
Pesisir merupakan tempat yang mencakup pantai dan perluasannya ke arah darat hingga batas efek bahari tidak ada. Dilihat dari zonasinya, pesisir ini termasuk zona litoral lantaran kadang tempat pesisir tergenang air dikala pasang dan kering dikala surut. Pesisir dibagi menjadi tiga yaitu pesisir daratan, dataran aluvial, dan pulau penghalang. Pesisir daratan yaitu pesisir yang mengalami proses pengangkatan yang semula berada di bawah bahari menuju bekas paparan benua. Pesisir dataran aluvial yaitu pesisir yang terbentuk oleh pengendapan material aluvium yang berasal dari daratan. Pesisir pulau penghalang yaitu pesisir dengan perairan dangkal lepas pantai yang luas dan terpisah dari lautan oleh pulau penghalang.


Demikian artikel singkat tentang Pengertian pantai dan pesisir serta jenis-jenisnya. supaya artikel ini bermanfaat bagi kita semua. sekian dan terima kasih.

No comments:

Post a Comment