Thursday, October 31, 2019

Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air Dari Akar Melalui Xilem

Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air dari Akar Melalui Xilem - Dalam ilmu pengetahuan alam, jaringan pembuluh pada flora sanggup dibagi menjadi dua yakni jaringan xilem dan jaringan floem. Kedua jaringan tersebut memiiki fungsi untuk mengangkut air dan mineral dari tanah menuju daun. Namun terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari akar melalui xilem.
Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air dari Akar Melalui Xilem Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air dari Akar Melalui Xilem
Sistem Pengangkutan Air dari Akar Melalui Xilem

Xilem yaitu salah satu pembuluh jaringan flora yang berkhasiat untuk mengangkut materi masakan (air dan mineral) dari tanah menuju daun. Kemudian materi tersebut akan diolah oleh daun melalui proses fotosintesis. Sebelum xilem mengangkut air, terdapat beberapa hal yang mempengaruhi pengangkutannya. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membagikan beberapa faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari akar melalui xilem. Langsung saja sanggup anda simak di bawah ini.

Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air dari Akar Melalui Xilem

Garam mineral dan air yang terdapat didalam tanah sanggup naik menuju daun melalui akar yang dibantu dengan jaringan xilem. Namun terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari tanah melalui jaringan xilem. Faktor tersebut mirip daya hisap akar, kapilaritas dan daya hisap daun. Xilem berbentuk ibarat selang atau pipa yang saling berkaitan satu sama lain. Xilem (pembuluh kayu) sanggup diartikan sebagai pipa kapiler. Xilem dipakai sebagai media pengangkut garam mineral dan air dari tanah menuju pecahan batang dan daun. Dibawah ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari tanah melalui xilem yaitu:

Faktor Daya Hisap Akar

Faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari tanah melalui xilem yang pertama yaitu daya hisap akar pada tumbuhan. Akar tersebut mempunyai tenaga yang dipakai untuk menggerakkan garam mineral dan air menuju batang dan daun. Hal ini sanggup dibuktikan dengan memotong pecahan akar yang bersahabat dengan tanah. Setelah akar dipotong maka beberapa dikala kemudian air akan keluar. Maka dari itu terdapat proses pengangkutan air tanah melalui xilem pada akar.

Faktor Daya Hisap Daun

Faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari tanah melalui xilem selanjutnya yaitu daya hisap daun. Daya hisap daun pada flora berkaitan dengan proses transpirasi daun. Transpirasi daun yaitu proses melepasnya uap air dan karbon dioksida (CO2) melalui kutikula dan stomata daun menuju udara bebas. Proses tersebut dilakukan dengan menguapkan air supaya air dalam flora sanggup keluar. Kemudian lantaran transpirasi inilah garam mineral dan air sanggup naik menuju daun melalui jaringan xilem akar.
Baca juga: Contoh Cerpen Singkat Tentang Persahabatan (Contoh, Struktur, Alur dan Tema)

Faktor Kapilaritas

Faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari tanah melalui xilem yang terakhir yaitu kapilaritas. Garam mineral dan air dari akar sanggup naik menuju daun lantaran dukungan jaringan xilem. Jaringan tersebut dipakai sebagai pipa kapiler akhir adhesi dinding xilem dan airnya lebih besar dibandingkan kohesinya. Adhesi yaitu gaya tarik menarik yang disebabkan oleh molekul yang berbeda jenis. Sedangkan kohesi yaitu gaya tarik menarik yang disebabkan oleh molekul yang sesama jenis.

Demikianlah klarifikasi mengenai faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari tanah melalui xilem pada tumbuhan. Semoga artikel ini sanggup menambah wawasan anda. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment