Saturday, February 16, 2019

Manfaat Hutan Bakau (Mangrove)

Secara umum hutan bakau atau mangrove mempunyai definisi sebagai hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa basah payau yang terletak di garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air maritim tepatnya di daerah pantai dan sekitar muara sungai, sehingga tumbuhan yang hidup di hutan mangrove bersifat unik lantaran merupakan adonan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Hutan bakau ialah sejenis hutan yang tumbuh dan berkembang di tempat pinggir pantai dan muara-muara sungai. Hutan bakau mempunyai fungsi serta tujuan yang sangat bermanfaat bagi manusia. Pohon-pohonnya mempunyai akar-akar tunjang untuk bernafas. Akarnya melengkung dan mencuat ke atas sehingga tidak selamanya terendam air. Lingkungan fisik tempat tumbuhnya hutan bakau mencakup daerah pasang surut hingga airnya asin dan tanahnya berlumpur. Hutan bakau tersebar di sepanjang pantai Indonesia, terutama pada pantai yang datar menyerupai pantai timur Sumatera, pantai utara Pulau Jawa, pantai Selatan Kalimantan, dan pantai-pantai lainnya yang ditumbuhi bakau secara alami. Hutan bakau di Indonesia merupakan yang terluas di dunia, akan tetapi kini banyak hutan bakau yang telah musnah dan rusak akhir penebangan-penebangan, baik diambil kayunya untuk dijadikan arang maupun diubah menjadi tambak.-tambak ikan. Perkiraan luas hutan bakau di dunia sekitar 18 juta hektare, 8,6 juta hektare diantaranya atau 47,8% berada di Indonesia. Sayang sekali dan 8,6 juta hektare yang ada di Indonesia, hanya tinggal sekitar 32% yang baik, sedangkan selebihnya 68% atau 5,9 juta hektare telah musnah dan rusak. Berdasarkan identifikasi dan penelitian Dirjen Rehabilitasi lahan, kerusakan hutan bakau yang terbesar terdapat di luar tempat hutan yang mencapai 4,2 juta hektare (87,5%) sedangkan di dalam tempat hutan mencapai 1,7 juta hektare (44,73%). Kawasan hutan bakau banyak menyediakan nutrisi (makanan bergizi) bagi makhluk-makhluk lainnya pada ekosistem tersebut. Makhluk hidup yang banyak ditemukan di ekosistem ini antara lain ikan, kepiting, udang, siput, tiram, cacing, burung, monyet, dan pada beberapa ekosistem pantai terdapat pula buaya. Ekosistem pantai yang tertutup hutan bakau mempunyai manfaat yang besar bagi manusia.


Manfaat ekosistem hutan bakau 
Apakah hutan bakau itu penting? Ya, hutan bakau sangat penting. Tidak hanya untuk penduduk atau masyarakat di sekitar bibir pantai, tapi juga untuk alam. Hutan bakau hanya sanggup ditumbuhi oleh tumbuhan yang memang sanggup bertahan dengan iklim atau kondisi maritim yang berbatasan eksklusif dengan garis pantai. Berikut ini ialah beberapa manfaat dari hutan bakau.

Manfaat Ekosistem Hutan Bakau antaralain :

  1. Perlindungan pantai dan abrasi. Akar-akar pohon bakau yang mencuat di atas tanah sanggup menahan hantaman ombak dan maritim sehingga terhindar dan ancaman pengikisan pantai. Hutan bakau yang berada di tempat rawa atau tanah endapan lumpur di sekitar garis pantai akan melindungi tanah supaya tidak tergerus oleh air laut. Proses alami air maritim biasanya akan terjadi dikala air maritim mengalami pasang dan surut. Dengan proses ini maka tanah di sekitar garis pantai sanggup terbawa oleh air maritim dan mengakibatkan daratan menjadi semakin mengecil. Jika hal ini terus terjadi maka garis pantai akan mengalami erosi dan mengakibatkan petaka untuk manusia.
  2. Penahan perembesan air asin ke daratan. Dengan adanya pohon-pohon bakau di tepi pantai, perembesan air asin ke daratan sanggup terbendung. Kemusnahan hutan bakau di tepi pantai akan menimbulkan perembesan (intrusi) air asin jauh ke daratan. Contoh: di pantai Jakarta dari 1.200 hektare hutan bakau tahun 1988, pada tahun 2003 tinggal hanya 327 hektare (27%), sehingga mengakibatkan intrusi air maritim telah mencapai 14 km, atau tepatnya sudah hingga di tempat Monumen Nasional (Monas). 
  3. Laut menjadi salah satu tempat bagi beberapa jenis industri salah satunya industri kilang minyak. Selain itu kapal-kapal yang berlayar di maritim juga membuang zat sisa polutan dari hasil pembaran mesin. Hal ini menciptakan air maritim penuh dengan aneka macam jenis logam dan zat berbahaya bagi manusia.Hutan bakau akan menciptakan air di sekitar garis pantai menjadi lebih bersih. Tanaman ini akan menyerap zat logam dan sampah yang berasal dari laut. Dengan cara ini maka pantai menjadi tempat yang kondusif untuk manusia.
  4. Menjadi Habitat Berbagai Mahluk Hidup, Tempat sumbangan binatang dan ikan. Hutan bakau yang didiami oleh aneka macam jenis binatang dan tumbuhan menjadi tempat sumbangan bagi ikan kecil, udang, dan kepiting dan pemangsa-pemangsanya dan juga tempat sumbangan danrigerakan ombak yang kuat. 
  5. Hutan bakau menjadi salah satu tempat yang paling baik untuk aneka macam jenis mahluk hidup. Salah satunya ialah aneka macam jenis burung langka yang hanya sanggup tinggal di tempat hutan bakau. Mahluk hidup menyerupai satwa dan burung membutuhkan lingkungan yang nyaman dari ancaman kerusakan menyerupai hutan bakau. 
  6. Hutan bakau juga menjadi tempat nyaman atau habitat bagi beberapa jenis mahluk hidup yang tinggal di laut. Mereka memakai hutan bakau sebagai rumah lantaran mereka mencari sumber makan yang paling bersahabat menyerupai laut. Media hutan bakau juga akan menambah aneka macam jenis keanekaragaman satwa.
  7. Tempat perkembangbiakan ikan, udang, dan kepiting. Banyak jenis-jenis ikan tertentu, udang dan kepiting bertelur di dalam hutan bakau, dan sehabis cukup sampaumur gres pergi ke maritim lepas menyerupai ikan-ikan lainnya.
  8. 5. Penahan sedimen dan zat makanan. Akar-akar pohon bakau akan menahan sedimen-sedimen yang di bawa oleh air dan hasil erosi di tempat itu. Sedimen-sedimen yang dibawa oleh air mengandung banyak zat-zat kuliner yang diharapkan oleh pohon-pohon bakau sehingga pohon bakau tumbuh subur. Daun-daun itu hasilnya membusuk dan terurai menjadi sumber kuliner makhluk lainnya.
  9. Penghasil kayu. Kayu dan pohon bakau banyak dijadikan arang untuk materi bakar. Kayunya selain dijadikan arang, ada pula yang dijadikan materi bangunan, bahkan perekat untuk pembuatan plastik, dan lain-lain.
  10. Pariwisata. Hutan bakau yang luas dan masih alami, banyak didatangi wisatawan untuk dinikmati keindahan hutan bakau dan kesunyian alaminya. Hutan bakau menjadi salah satu media yang sangat penting untuk manusia. Salah satunya ialah menyediakan tempat hiburan menyerupai tempat wisata yang menciptakan insan semakin sadar pentingnya hutan bakau. Bahkan hutan bakau sanggup dijadikan tempat untuk membuatkan ilmu pengetahuan dan penelitian dalam aneka macam bidang.
  11. Mempertahankan Kondisi Tanah. Tanah di sekitar garis pantai memang sangat rawan lantaran terkena oleh air maritim sepanjang waktu. Namun tumbuhan bakau akan mengikat tanah di sekitarnya. Cara ini akan menciptakan hutan bakau mengikat tanah yang terbawa dari air laut. Endapan tanah akan terus mengalampi perubahan. Endapan usang akan bercampur dengan endapan gres sehingga membentuk daratan khusus yang semakin luas.
  12. Menjaga Kualitas Air. Masyarakat yang tinggal di sekitar tempat hutan bakau akan memanfaatkan hutan bakau sebagai cara untuk membersihkan air. Air maritim mengandung kadar garam yang cukup tinggi sehingga tidak sanggup dipakai untuk mendukung kehidupan manusia. Tanaman bakau akan membentuk perairan payau di sekitar garis pantai. Dengan cara ini maka masyarakat sanggup mendapat air yang lebih higienis dan tumbuhan bakau menjadi penyaring alami dari air maritim menjadi air tawar.
  13. Hutan Bakau Merubah Lingkungan Secara Kimia. Tanaman bakau mempunyai aksara yang sangat tegas dan tahan terhadap aneka macam jenis zat berbahaya dari laut. Hutan bakau menyediakan manfaat dalam proses kimiawi termasuk menyerupai melaksanakan perembesan terhadap gas buangan yang berasal dari udara dan air laut. Tanaman bakau akan merubah gas buangan menjadi gas yang lebih higienis dan sanggup dihirup oleh mahluk hidup untuk bernafas.
  14. Mendukung Pendapatan Ekonomi Masyarakat. Hutan bakau tidak hanya penting untuk menjaga proses alam. Hutan bakau melindungi insan dari aneka macam jenis peristiwa alam. Bahkan hutan bakau juga menjadi salah satu tempat atau sumber penghasilan utama bagi nelayan disekitar garis pantai. Manusia sanggup memanfaatkan kayu untuk diolah menjadi kerajinan atau materi bakar. Manusia juga sanggup mengambil ikan, udang , burung dan aneka macam jenis mahluk hidup yang ada di hutan bakau. Berbagai jenis kayu yang dihasilkan sanggup diolah menjadi kerajinan atau materi untuk kontruksi rumah. Dengan cara ini maka hutan bakau mendukung ekonomi masyarakat.
  15. Melindungi Bencana Alam. Hutan bakau menjadi salah satu tempat yang penting untuk kehidupan manusia. Hutan bakau akan melindungi tempat pesisir dari kerusakan lantaran gelombang ombak. Hutan bakau akan mencegah daratan supaya tidak terkena hempasan angin kencang dan gelombang tsunami. Pengalaman aneka macam jenis petaka besar di Indonesia akan mendukung perkembangan pengelolaan terhadap pencegahan petaka menyerupai tsunami dan badai.
Hutan bakau memang sangat bermanfaat untuk insan dan semua mahluk hidup yang tinggal dalam habitatnya. Hingga dikala ini masih banyak kerusakan alam yang gotong royong disebabkan oleh tindakan manusia. Manusia hendaknya selalu menyadari bahwa alam menyedikan sumber daya yang tidak akan pernah habis. Dan insan mempunyai kewajiban untuk mengelola dan mengembangkannya. Kerusakan hutan bakau telah mengakibatkan ancaman alam yang sangat besar. Semoga pengetahuan perihal manfaat hutan bakau ini mendorong kesadaran aneka macam pihak untuk membuatkan dan menjaga potensi hutan bakau.
Demikian Artikel singkat tentang Manfaat Hutan Bakau (Mangrove) Semoga bermanfaat bagi kita semua. sekian dan terima kasih.


(Pustaka :Berbagai Sumber dan Geografi, Hal : 161-163, Penerbit : Erlangga. 2004. Jakarta,Penulis : P.Ginting dkk)

No comments:

Post a Comment