Monday, April 22, 2019

Pengertian Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat Serta Tugas, Wewenang Dan Hak Mpr

Membahas tentang Pengertian MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat). Secara Umum, Pengertian MPR sanggup diartikan sebagai forum tertinggi di negara Indonesia yang strukturnya dibuat berdasarkan pemilihan eksklusif legislative, bersamaan dalam penetapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Majelis Permusyawaratan rakyat sebagai forum kedaulatan rakyat mempunyai susunan, kedudukan, tugas, dan wewenang yang sanggup dilihat dibawah ini..

 Pengertian MPR sanggup diartikan sebagai forum tertinggi di negara Indonesia yang struktur Pengertian Umum MPR serta Tugas, Wewenang dan Hak MPR

Tugas dan Wewenang MPR
Tugas dan wewenang Majelis Permusyawaratan Rakyat terdapat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tugas dan wewenang MPR yaitu sebagai berikut... 
  • MPR berwenang mengubah dan tetapkan Undang-Undang Dasar [Pasal 3 Ayat (1)] 
  • MPR hanya sanggup memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya berdasarkan Undang-Undang Dasar [Pasal 3 ayat (3)]. 
  • Dalam hal terjadi kekosongan wakil presiden, selambat-lambatnya dalam jangka waktu enam puluh hari, MPR menyelenggarakan sidang dalam menentukan wakil presiden dari dua calon yang diusulkan oleh presiden [Pasal 8 Ayat (2)]
  • MPR melantik presiden dan/atau wakil presiden [Pasal 3 Ayat (2)]
  • Jika presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak sanggup melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia digantikan oleh wakil presiden hingga habis masa jabatannya [Pasal 8 Ayat (1)]
  • Jika presiden dan wakil presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak sanggup melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan, pelaksanaan kiprah kepresidenan yaitu Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. Selambat-lambatnya tiga puluh hari sesudah itu, MPR menyelenggarakan sidang untuk menentukan presiden dan wakil presiden dari dua pasangan  calon presiden dan wakil presiden yang diusulkan oleh partai politik atau adonan partai politik yang pasangan calon presiden dan wakil presidennya meraih bunyi terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum sebelumnya, hingga tamat masa jabatannya. [Pasal 8 Ayat (1)]. 
Susunan dan Keanggotaan MPR
MPR terdiri atas anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih melalui pemilihan umum yang diatur lebih lanjut dalam undang-undang berdasarkan Pasal 2 Ayat (1). Jumlah anggota MPR 692 orang yang terdiri atas 560 orang anggota dewan perwakilan rakyat dan 132 orang dari Anggota DPD. Sehingga MPR mempunyai legitimasi sangat berpengaruh alasannya yaitu semua anggota MPR dipilih oleh rakyat. Masa jabatan dari anggota MPR yaitu lima tahun dan berakhir bersamaan pada dikala anggota MPR yang gres mengucapkan sumpah/janji. Keanggotan MPR diresmikan dengan keputusan presiden. Sebelum anggota MPR memangku jabatannya, mengucapkan sumpah/janji yang dilakukan secara bantu-membantu yang dipandu oleh ketua Mahkamah Agung (MA) dalam sidang paripurna MPR. Anggota MPR yang tidak sanggup mengikut atau berhalangan mengucapkan sumpah/janji di pandu oleh pimpinan MPR.

Hak dan Kewajiban MPR
Anggota MPR mempunyai hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi setiap anggota MPR. Hak dan kewajiban MPR yaitu sebagai berikut...

1. Hak-Hak Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Dalam melaksanakan kiprah dan wewenangnya, anggota MPR mempunyai hak. Hak-hak MPR yaitu sebagai berikut..
  • Mengajukan usul perubahan pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945; 
  • Menentukan perilaku dan pilihan dalam pengambilan keputusan
  • Memilih dan dipilih
  • Membela diri
  • Imunitas
  • Protokoler
  • Keuangan dan administrasi
2. Kewajiban Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Dalam melaksanakan kiprah dan wewenangnya, anggota MPR mempunyai kewajiban. Kewajiban MPR yaitu sebagai berikut..
  • Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila 
  • Melaksanakan Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945 dan menaati peraturan perundang-undangan
  • Mempertahankan dan memelihara kerukunan nasional dan menjaga keutuhan NKRI 
  • Mendahulukan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan
  • Melaksanakan peranan sebagai wakil rakyat dan wakil daerah
Kedudukan MPR - MPR yaitu forum permusyawaratan rakyat yang berkedudukan sebagai forum negara.

Demikianlah artikel singkat mengenai Pengertian umum MPR, Fungsi, Tugas serta Hak MPR. Semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih. 

Sunday, April 21, 2019

Fungsi Hati Sebagai Alat Ekskresi

Hati merupakan organ yang difungsikan untuk mengekskresi empedu. Fungsi hati sebagai alat ekskresi, sebelum masuk ke pembahasan tersebut mari kita sedikit membahas mengenai pengertian hati Secara umum adalah kelenjar terbesar dalam badan dan terletak di dalam rongga perut sebelah kanan di bawah diafragma.. Pada orang pandai balig cukup akal yang normalnya mempunyai berat kurang lebih kh 2 kg dengan berwarna merah. Hati mengeluarkan empedu yang berupa cairan yang berwarna kehijauan, rasanya pahit, pHnya netral, dan mengandung kolesterol, garam-garam mineral, garam empedu, dan zat warna empedu yang disebut dengan bilirubin dan biliverdin. 

Fungsi garam-garam empedu yakni sebagai proses dalam pencernaan makanan. Zar warna pada empedu yang berwarna hijau kebiruan berasal pada perombakan hemoglobin sel darah merah yang ada didalam hati. Zat warna empedu diubah oleh basil usus menjadi urobilin yang mempunyai warna kuning coklat yang dipakai dalam mengatakan warna feses  dalam urine. Sisa-sisa hasil pencernaan protein berupa urea dibuat juga di dalam hati. Urea kemudian dibawa oleh darah dan selanjutnya masuk ke dalam ginjal. Akhirnya, dari ginjal dikeluarkan bahu-membahu dengan urine.

Hati (hepar)terletak di rongga perut sebelah kanan, sempurna di bawah rongga dada atau diafragma. Organ ini merupakan kelenjar terbesar dalam badan insan dengan berat kira-kira dua kilogram pada orang dewasa.
Hati mengeluarkan getah empedu atau bilus melalui pembuluh hepatikus untuk disimpan dalam kandung empedu. Getah empedu mengandung garam empedu (natrium glikokolat taurokolat) dan zat warna empedu (bilirubin). Hepar sebagai kelenjar pencernaan mengeluarkan getah empedu yang mengandung garam-garam empedu ke dalam usus dua belas  jari (duodenum) untuk mencerna lemak. Selain itu, hepar juga berfungsi sebagai alat ekskresi dengan membentuk zat warna empedu dan hasil perombakan sel-sel darah merah dan membentuk urea.
Urea berasal dan penguraian amonia dan karbon dioksida. Amonia merupakan zat yang sangat beracun bagi badan kita. Amonia yang terkumpul di dalam badan dalam jumlah banyak akan berakibat fatal. Akan tetapi, hati mengubah ammonia menjadi urea yang tidak beracun bagi badan kita.
Selain sebagai alat ekskresi, hati juga mempunyai fungsi-fungsi yang lain. Fungsi hati yakni sebagai berikut...
  • Membunuh kuman dan menunjukkan racun yang masuk ke dalam tubuh
  • Sebagai daerah dalam penyimpanan gula dalam bentuk glikogen
  • Menetralkan obat dan racun
  • Sebagai daerah dalam membongkar sel darah merah (eritrosit) yang telah renta atau juga rusak. Hemoglobin dalam eritrosit dibongkar menjadi zat besi, globin, dan hemin. Hemin diurai menjadi bilirubin dan biliverdin. 
  • Pembentukan dan pengeluran cairan empedu
  • Tempat untuk menciptakan vitamin A dari provitamin A. 
  • Sebagai daerah pembentukan dan pembongkaran protein. Hati membentuk protein albumin, protrombin, fibrinogen, dan urea. 
Demikianlah artikel singkat mengenai Fungsi Hati Sebagai Alat Ekskresi. Semoga sanggup diterima dan bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. 

Saturday, April 20, 2019

Penyebab Dan Imbas Pemanasan Global (Global Warming)

Pemanasan global atau yang sering juga disebut global warming yakni peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah beling akhir kegiatan insan melalui imbas rumah beling Pemanasan Global akan diikuti dengan Perubahan Iklim, menyerupai meningkatnya curah hujan di beberapa belahan dunia sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan, di belahan bumi lain akan mengalami ekspresi dominan kering yang berkepanjangan disebabkan kenaikan suhu.Pemanasan Global (Global Warming) menawarkan dampak atau akhir yang sangat luas dan memengaruhi kehidupan di bumi baik itu hewan, tumbuhan, dan manusia. Dampak pemanasan global sanggup terjadi lantaran aneka macam penyebab-penyebab dari tingkahlaku insan memanfaatkan segala sumber daya alam, dan tidak mengenal batas serta kesehatan Bumi ini. Pemanasan Global sudah usang dan telah terjadi, dilihat dari gejala-gejala yang ditimbulkan ini sanggup dilihat dari aneka macam perubahan-perubahan yang tidak biasa, yang sebelumnya telah ketahui. Namun dari Dampak Pemanasan Global hal tersebut menjadi berubah dan sulit diprediksi.

Penyebab Pemanasan Global
1. Efek Rumah Kaca
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, cahaya menjelma panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembai sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akhir menumpuknya jumlah gas rumah beling antara lain uap air, karbon dioksida, dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan jadinya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.

2. Efek Umpan Balik
Proses umpan balik yang terjadi menghipnotis penyebab pemanasan global. Sebagai tumpuan yakni pada proses penguapan air. Pada kasus pemansan akhir bertambahnya gas-gas rumah beling menyerupai CO2, pada awalnya pemanasan akan mengakibatkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara hingga tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah beling yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akhir gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air otoriter di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun lantaran udara menjadi menghangat). Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan lantaran CO2 mempunyai usia yang panjang di atmosfer.
Umpan balik penting lainnya yakni hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (albedo) oleh es. Ketika temperatur global meningkat, es yang berada di akrab kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air di bawahnya akan terbuka. Baik daratan maupun air mempunyai kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es, dan jadinya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair, menjadi suatu siklus yang berkelanjutan.
Umpan balik konkret akhir terlepasnya CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost) yakni prosedur lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Selain itu, es yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik positif.
Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat, hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah.

3. Penggundulan Hutan
Maraknya kasus penggundulan hutan merupakan salah satu penyebab pemanasan global ketika ini. Penggundulan hutan yang mengurangi perembesan karbon oleh pohon, mengakibatkan emisi karbon bertambah sebesar 20%, dan mengubah iklim mikro lokal dan siklus hidrologis, sehingga menghipnotis kesuburan tanah. Hutan yang menjadi paru-paru Bumi sekarang tidak sanggup berfungsi secara maksimal lantaran sudah sangat berkurangnya jumlah pohon yang ada. Jumlah pohon yang ada tidak sanggup menyeimbangi banyaknya jumlah CO2 yang ada di Bumi.


Dampak Pemanasan Global (Global Warming)
Pemanasan Global menawarkan dampak yang sangat luas yang dibedakan menjadi beberapa Dampak umum dengan diperinci dampak khusus yang terjadi permukaan bumi. Dampak Pemanasan Global (Global Warming) yakni sebagai berikut...

1. Perubahan Cuaca dan Iklim 
Meningkatnya suhu permukaan Bumi dalam kurun waktu satu era terakhir telah mengubah cuaca dan iklim diberbagai wilayah Bumi, terutama di kawasan Kutup Utara. Dampak Pemanasan Global terhadap perubahan iklim yakni sebagai berikut... 
  • Gunung-gunung es akan mencair, dan akan lebih sedikit es yang terapung di laut
  • Di Daerah subtropis, penggalan pegunungan yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta salju akan lebih cepat mencair.  Melelehnya es di Puncak Jayawijaya, Papua, merupakan fenomena yang menegaskan bahwa telah terjadi peningkatan suhu di Indonesia. 
  • Air tanah akan lebih cepat menguap sehingga beberapa kawasan menjadi lebih kering dari pada sebelumnya. 
  • Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrem; terjadi hujan ekstrem atau kekeringan ekstrem di aneka macam wilayah 
  • Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola berbeda sehingga akan terbentuk angin puting beliung. 
  • Curah hujan akan meningkat dan angin puting-beliung akan sering terjadi
2. Kenaikan Permukaan Laut
Perubahan tinggi permukaan maritim akan memengaruhi kehidupan di pantai. Dampak Kenaikan Permukaan maritim yakni sebagai berikut..
  • Jika kenaikan permukaan air maritim sekitar 100 cm, maka wilayah Belanda akan karam 6%, banglade 17,5%, dan banyak pula-pulau yang hilang. di Indonesia akan banyak pulau yang akan karam sekitar 405.000 hektar daratan indonesia karam di garis pantai 81.000 kilometer. 
  • Jika mencapai muara sungai, akan terjadi banjir akhir air pasang di daratan
  • Pengaruh kenaikan air maritim akan cepat terlihat dari ekosistem pantai. Daerah rawa-rawa pantai semakin meluas. 
3. Menurunnya Hasil Pertanian
Pemanasan global berdampak pada pertanian. Banyak produk pertanian, terutama di negara berkembang menyerupai Indonesia, yang bergantung pada ekspresi dominan dan iklim. Dampak perubahan iklim akhir pemanasan global terhadap ketahanan pangan, antara lain sebagai berikut...
  • Kekeringan di wilayah pertanian yang mengakibatkan tumbuhan pertanian rusak 
  • Banjir di wilayah pertanian akan merendam tumbuhan pertanian yang mengakibatkan gagal panen. 
  • Kerawanan pangan akan meningkat di wilayah yang rawan peristiwa kering dan banjir
  • Tanaman pangan dan hutan sanggup mengalami serangan hama dan penyakit yang meningkat populasinya akhir perubahan iklim
4. Pengaruh Terhadap dan Tumbuhan
Selain, manusia, binatang dan flora menjadi makhluk hidup yang akan terkena dampak pemanasan global. Hewan dan flora yang tidak sanggup menyesuaikan diri akan punah. Kepunahan spesies organisme akan mengurangi keanekaragaman hayati. Jika banyak organisme yang punah, ekosistem menjadi tidak stabil. Gejala-gejala kepunahan yang sanggup diamati ketika ini, antara lain yakni sebagai berikut..
  • Populasi penguin di kawasan antartika menurun sekitar 30% dalam 25 tahun terakhir lantaran berkurangnya habitat
  • Populasi beruang kutub di kutub utara menurun lantaran kesulitan mendapat masakan akhir berkurangnya lapisan es. 
  • Berkurangnya koral di ekosistem maritim akhir meningkatnya keasaman air laut. Air maritim menjadi asam kalau banyak karbon dioksida yang terlarut. Meningkatnya keasaman air maritim menurunkan jumlah ion karbonat yang menyusun koral
  • Berkurangnya luas hutan mangrove sehingga mengganggu kehidupan di kawasan pesisir pantai lantaran gelombang pasang dan banjir sering terjadi, serta sulitnya ketersediaan air bersih. 
5. Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia
Dampak pemanasan global mengakibatkan perubahan iklim. Perubahan iklim sanggup besar lengan berkuasa terhadap kesehatan manusia. Dampak pemanasan global terhadap kesehatan insan yakni sebagai berikut...
  • Meningkatnya kasus alergi dan penyakit pernapasan lantaran udara yang lebih hangat memperbanyak polutan, menyerupai spora jamur dan serbuk sari tumbuhan. 
  • Meluasnya penyebaran penyakit. Sebagai contoh, DBD dan malaria yakni penyakit tropis yang ketika ini telah menyebar ke kawasan subtropis. Penyebabnya yakni suhu di udara subtropis yang ketika ini menjadi lebih hangat sehingga patogen sanggup berkembang biak di kawasan subtropis.
  • Meningkatnya penyakit infeksi, yang semula menginfeksi binatang kemudian sanggup menginfeksi manusia. Contohnya yakni flu burung dan flu babi. 
  • Meningkatnya kasus orang meninggal akhir penyakit yang dipicu oleh cuaca panas, contohnya stress, stroke, dehidrasi, jantung dan ginjal. 
Pemanasan global yang terjadi ketika ini yakni akhir dari perbuatan kita sendiri. Sebagai insan kita tidak sanggup menjaga dengan baik tempat dimana kita hidup. Jika kita tidak sadar akan dampak yang terjadi nanti, maka kehidupan di Bumi ini akan terancam. Untuk mengatasinya, telah dilakukan beberapa penangulangan. Penanggulangan ini akan efektif bila semua pihak turut serta untuk melakukannya. 
Pemanasan global ini sanggup di kurangi kalau kita menanamkan rasa cinta kepada Bumi ini. Kita harus sanggup menjaga dan melestarikannya , demi kelangsungan kehidupan di masa yang akan datang.

Demikianlah artikel sederhana ihwal Penyebab dan dampak pemanasan global (Global Warming). Semoga sanggup dimenerma dan bermanfaat bagi kita semua. sekian dan terimakasih.

Friday, April 19, 2019

Mengenal Ciri-Ciri Negara Hukum

Negara Hukum yakni negara yang mengambil tindakan didasarkan pada aturan aturan yang telah ada, jadi dalam Tugas Negara yakni menjalankan kesadaran aturan berdasarkan aturan yang berlaku yang harus ditaati oleh seluruh warga negara tersebut. sedangkan dalam Pengertian Negara Hukum berdasarkan kekuasaan adalah negara yang bersandar pada keyakinan bahwa kekuasaan negara dijalankan dengan adil dan juga baik. Negara aturan terdapat 2 unsur. Unsur-unsur negara aturan yakni pertama : adanya relasi antara pemerintah dan diperintah berdasarkan norma objektif yang memikat keduanya, sedangkan unsur yang kedua : norma objektif bersifat formal dan juga sanggup dipertahankan dengan berhadapan idea hukum. 

Ciri-Ciri Negara Hukum
1. Kekuasaan berjalan sesuai dengan aturan faktual yang berlaku
2. Menuntut pembagian kekuasaan 
3. Kegiatan negara dikontrol oleh kekuasaan kehakiman efektif
4. Adanya legalisasi dan perlindungan hak asasi insan (ham)

5. Adanya legalitasi dalam arti hukum.

Alasan Menjadi Negara Hukum
1. Legitimiasi demokrasi 
2. Demi kepastian hukum
3. Tuntutan perlakukan yang sama
4. Tuntutan logika budi 

Unsur-Unsur Negara Hukum Secara Umum
1. Dihargainya hak asasi manusia 
2. Munculnya pembagian atau pemisahan kekuasaan dalam menjamin hak-hak 
3. Pemerintah dijalankan berdasarkan perundang-undangan 
4. Munculnya peradilan manajemen dalam mengatasi perselisihan antara rakyat dengan pemerintah


Kesimpulan : Negara aturan yakni alat-alat negara sanggup memakai kekuasaannya berdasarkan dalam aturan tersebut dengan cara yang terdapat dalam aturan itu sendiri.