Showing posts sorted by relevance for query mengenal-panel-listrik-dan-komponen. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query mengenal-panel-listrik-dan-komponen. Sort by date Show all posts

Thursday, October 24, 2019

Rangkaian Panel Listrik 3 Phase (Pengertian, Fungsi, Dan Cara Pasang)

Rangkaian Panel Listrik 3 Phase (Pengertian, Fungsi, dan Cara Pasang) - Rangkaian listrik 3 phase sangat identik dengan penggunaan 3 line arus listrik aktual pada pemasangannya. Listrik yang dihasilkan dari panel listrik 3 phase ini umumnya mempunyai tegangan sebesar 380 volt dengan memakai 4 kabel SR dengan ketentuan 3 kabel SR aktual dan 1 kabel SR negatif. Sebenarnya ilmu dasar kelistrikan diatas sanggup kita dapatkan dalam pembelajaran elektronik di sekolah. Kabel SR sendiri merupakan jenis kabel yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik postif dan negatif. Kabel SR negatif ditandai dengan warnanya yang hitam polos, sedangkan kabel SR postif mempunyai garis halus berwarna putih pada kulit kabelnya.
 phase sangat identik dengan penggunaan  Rangkaian Panel Listrik 3 Phase (Pengertian, Fungsi, dan Cara Pasang)
Panel listrik 3 phase (KWH Meter 3 phase)
Dalam ilmu elektronik dan ilmu listrik tentunya kita akan sering menjumpai instalasi panel listrik 3 phase ataupun 1 phase. Sebenarnya untuk melaksanakan instalasi listrik tersebut tidaklah sulit. Prinsipnya sama dengan cara pasang Khw Meter yang dilakukan PLN. Namun ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam pemasangan panel listrik tersebut mulai dari mempersiapkan alat, melaksanakan pengecekan hingga menjalankan standar operasional (SOP).

Rangkaian Panel Listrik 3 Phase (Pengertian, Fungsi, dan Cara Pasang)

Dalam artikel kali ini kita akan membahas wacana rangkaian listrik 3 phase. Namun, sebelum kita mulai melaksanakan cara instalasi panel listrik 3 phase tersebut, kita harus mempersiapkan beberapa komponen penting didalamnya. Adapun beberapa komponen yang harus dipersiapkan yaitu:

  • 1 unit panel listrik 3 phase.
  • 5 batang plat konduktor.
  • 1 unit MCB single phase dan MCb 3 phase.
  • Satu set modem yang digunakan sebagai meteran listrik atau pembaca Kwh.
  • Kabel 16 mm berwarna biru, kuning, merah dan hitam secukupnya.
  • Sepatu kabel yang sesuai dengan kabel yang dipakai.

Baca juga: Rumus Menghitung Satuan Watt, Ampere dan Volt Lengkap
Setelah mempersiapkan beberapa komponen diatas, selanjutnya kita akan merakit panel listrik 3 phase menurut standar operasional yang berlaku. Berikut klarifikasi mengenai cara instalasi panel listrik 3 phase yaitu:

  1. Persiapkan kabel milik PLN sebagai penentu N dan RST yaitu SR 4 x 16 mm dengan instruksi atau ciri khusus didalamnya. Gunakan jari anda untuk meraba kabel SR apakah terdapat garis halus atau sirip disepanjang kabelnya. Kabel SR akan bertanda R kalau terdapat satu garis pada kulitnya. Kemudian akan bertanda S kalau kulitnya terdapat dua garis/sirip. Adapula kabel SR yang bertanda T dengan tiga garis dan bertanda N tanpa disertai degan garis apapun.
  2. Pada bab empat ujung kabel SR dipasang sepatu kabelnya. Kemudian pada panel listrik 3 phase dipasang plat konduktor dengan cara membautnya.
  3. Setelah itu pasang juga kabel RSTN nya pada plat konduktor. Kabel ini digunakan sebagai input arus listrik pada meteran (stand meter).
  4. Input kabel R terletak di lubang nomor 1 pada panel kwh 3 phase. Output kabel R tertelak di lubang nomor dua. Kemudian Input kabel S dilubang nomor 3 dan output kabel S dilubang nomor 4, begitu pula seterusnya hingga kabel netral (N). Untuk lebih jelasnya kabel Input (arus masuk) diletakkan pada lubang nomor ganjil dan kabel output (arus keluar) diletakkan pada lubang nomor genap.
  5. Selanjutnya MCB 3 phase dihubungkan dengan kabel output RST yang berasal dari KWH. Instalasi ini cocok untuk panel listrik yang berada di dalam gedung.
  6. Kemudian sebelum dihubungkan dengan panel dalam gedung, plat konduktornya dikaitkan dengan output netral (N) terlebih dahulu.
  7. Plat konduktor digunakan untuk menghantarkan arus listrik supaya tahan panas dan tetap aman.
  8. Instalasi panel listrik yang terakhir yaitu memasang model Kwh 3 phase sesuai degan gambar yang terdapat dalam kotak pembungkus modemnya. Masing masing jenis modem mempunyai cara koneksi yang berbeda beda. Modem tersebut digunakan untuk mengirim dan membaca data kinerja Kwh yang menuju kantor PLN.

Baca juga: Mengenal Panel Listrik dan Komponen Komponen di Dalamnya
Sekian klarifikasi mengenai rangkuman bahan rangkaian panel listrik 3 phase beserta cara pemasangannya yang sanggup saya sampaikan. Semoga artikel ini sanggup menunjukkan pengetahuan anda mengenai fungsi panel listrik, komponen komponen panel listrik, box panel listrik, macam macam panel listrik, panel SDP, spesifikasi panel MDP, instalasi panel listrik dan sebagainya.

Sunday, October 27, 2019

Rumus Rangkaian Seri Dan Paralel Beserta Perbedaannya

Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya - Apabila membahas ihwal barang barang elektronik tentunya selalu berkaitan dengan komponen komponen penyusunnya. Salah satunya ialah resistor. Resistor tersebut sanggup dirangkai secara paralel ataupun seri. Dalam ilmu elektro juga dijelaskan mengenai rumus rangkaian seri dan rumus rangkaian paralel. Bahkan adapula perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel juga. Kedua jenis rangkaian elektronik/listrik ini mempunyai fungsi yang berbeda beda. Contohnya pemasangan lampu rumah yang memakai rangkaian paralel. Apabila salah satu lampu rumah dipadamkan, maka lampu lainnya tidak akan padam pula (tetap menyala). Tetapi untuk rangkaiannya seri, bila salah satu lampu dipadamkan maka lampu lainnya juga akan padam.
Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya
Jenis Rangkaian Listrik dan rumus rangkaian listrik
Rangkaian seri dan rangkaian paralel dipakai dengan beberapa pertimbangan dan kondisi. Contohnya dalam proyek pencahayaan skala besar dalam pembangunan, baterai senter, lampu rumah dan sebagainya. Nah dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan ihwal rumus rangkaian seri, rumus rangkaian paralel beserta perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel. Untuk lebih jelasnya sanggup anda simak di bawah ini.

Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya

Komponen komponen yang terdapat dalam rangkaian elektronik atau listrik sanggup dihubungkan secara seri maupun paralel. Dibawah ini terdapat klarifikasi mengenai rumus rangkaian seri, rumus rangkaian paralel beserta perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel. Berikut klarifikasi selengkapnya
Baca juga : Mengenal Panel Listrik dan Komponen Komponen di Dalamnya

Rangkaian Seri

Rangkaian seri ialah rangkaian listrik/elektronik yang penyusunannya dilakukan dengan cara berurutan. Komponen dalam rangkaian ini disusun secara satu jalur, maka dari itu seluruh komponennya sanggup dialiri oleh arus listrik.
Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya
Bentuk Rangkaian Seri
Adapun rumus rangkaian serinya yaitu:
Rs = R1 + R2 + R3 + . . .
Keterangan:
Rs = Hambatan Total Rangkaan Seri (Ω atau Ohm)
R1 = Hambatan Pertama (Ω atau Ohm)
R2 = Hambatan Kedua (Ω atau Ohm)
R3 = Hambatan Ketiga (Ω atau Ohm)

Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel ialah rangkaian listriks/elektronik yang penyusunannya dilakukan dengan cara bersusun atau sejajar. Dengan kata lain rangkaian ini saling terhubung secara berderet sehingga sumber arus listriknya bercabang cabang. Setiap komponen pada rangkaian paralel mempunyai besar tegangan yang sama. Maka dari itu setiap komponen yang dilewati arus akan dijumlahkan menjadi total arus seluruhnya.
Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya
Bentuk Rangkaian Paralel
Baca juga : Rumus Menghitung Satuan Watt, Ampere dan Volt Lengkap
Adapun rumus rangkaian paralelnya yaitu:
1/Rs = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + . . .
Keterangan:
Rp = Hambatan Total Rangkaan Paralel (Ω atau Ohm)
R1 = Hambatan Pertama (Ω atau Ohm)
R2 = Hambatan Kedua (Ω atau Ohm)
R3 = Hambatan Ketiga (Ω atau Ohm)

Rangkaian paralel mempunyai ciri ciri khusus yang sanggup membedakannya dengan rangkaian listrik lainnya. Adapn ciri cirinya yaitu:
  • Penyusunan seluruh komponennya dirangkai secara bersusun.
  • Disetiap cabang rangkaian paralel dialiri arus yang besarnya berbeda beda.
  • Komponen komponennya dihubungkan dengan sumber tegangan, baik pada kutub negatif maupun kutub positif. Maka dari itu seluruh komponennya sanggup memperoleh tegangan yang besarnya sama. Namun setiap kendala pada komponen listriknya akan mempunyai jumlah kendala total yang kecil.
Selain rumus rangkaian paralel dan ciri ciri di atas. Adapula kelebihan dan kekurangan dari rangkaian paralel ini. Berikut klarifikasi selengkapnya:

Kelebihan Rangkaian Paralel
  • Jika salah satu komponen atau cabang listriknya ada yang rusak atau putus, maka komponen lain pada rangkaian paralel akan tetap berfungsi. 
  • Semua komponen yang saling terhubung dengan saklar tidak akan besar lengan berkuasa terhadap komponen lainnya. Contohnya salah satu saklar lampu rumah dimatikan. Maka lampu lain yang tidak dihubungkan dengan saklar tersebut akan tetap menyala.

Kekurangan Rangkaian Paralel
  • Membutuhkan penghantar listrik (kabel) yang banyak dalam merangkai semua komponen komponen listriknya.
  • Biayanya lebih mahal.


Perbedaan Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel

Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel sanggup ditinjau dari beberapa faktor menyerupai cara penyusunan komponen listriknya, penggunaan saklar dan kabelnya, kontinuitas komponen listrik dan kendala totalnya. Berikut klarifikasi selengkapnya:

Cara Penyusunan Komponen Listrik
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel yang pertama terletak pada cara penyusunan komponen listriknya. Cara mengidentifikasi kedua rangkaian ini sanggup dilakukan dengan gampang yaitu cukup melihat cara memasang komponen listriknya saja. Komponen rangkaian secara paralel disusun secara berderet dari sumber energi listriknya, sedangkan rangkaian secara seri disusun secara berurutan dari sumber energi listriknya.

Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel tidak hanya itu saja. Adapula perbedaan lain terkait penghubung kabelnya. Pada rangkaian secara paralel, semua komponen dihubungkan dengan bercabang cabang namun tetap berkaitan dengan satu daya yaitu kutub negatif dan positifnya. Maka dari itu setiap cabang akan dialiri arus listrik yang besarnya berbeda beda namun besar tegangan pada setiap cabang sama. Sedangkan rangkaian secara seri, semua komponennya tidak bercabang sehingga arah arusnya searah. Maka dari itu besar arus listrik yang mengalir jumlahnya sama namun besar tegangannya berbeda beda. Rangkaian secara seri ini mempunyai tegangan yang berasal dari jumlah masing masing hambatannya. Tetapi besar kendala tersebut berasal dari hasil bagi antara tegangan dengan kuat arus listrik.
Baca juga : Rumus Kapasitor Lengkap Dengan Contoh Soal Kapasitor
Penggunaan Saklar dan Kabel
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel selanjutnya terletak pada penggunaan saklar dan kabelnya. Untuk pemasangan komponen listrik secara seri membutuhkan saklar dan kabel yang jumlahnya sedikit sehingga sering disebut rangkaian irit biaya. Jenis rangkaian ini banyak dipakai untuk memasang listrik rumah menyerupai senter ataupun batere remote TV. Sedangkan untuk pemasangan komponen listrik secara paralel membutuhkan saklar dan kabel yang banyak alasannya ialah mempunyai cabang yang cukup banyak pula. Maka dari itu rangkaian listrik secara paralel sering disebut rangkaian mahal. Apabila dilihat dari segi biayanya, rangkaian listrik secara seri ini sangat direkomendasikan untuk penerangan rumah tangga bila dibandingkan dengan rangkaian secara paralel.

Kontinuitas Komponen Listrik
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel selanjutnya terletak pada kontinuitas komponen listriknya. Untuk kontinuitas rangkaian secara seri mempunyai konsep seluruh komponennya akan ikut padam/mati bila saklarnya dimatikan. Hal tersebut terjadi alasannya ialah arus daya yang menghubungkan seluruh komponennya berjalan secara searah. Kemudian untuk kontinuitas rangkaian secara paralel mempunyai konsep yang apabila salah satu lampu dimatikan maka lampu lampu lainnya tidak akan ikut mati. Hal ini sanggup terjadi alasannya ialah setiap cabang pada rangkaian ini saling terhubung dengan satu daya pada kutub negatif dan positifnya.

Hambatan Total
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel selanjutnya terletak pada kendala totalnya. Untuk kendala total pada rangkaian listrik secara seri sanggup diketahui besarnya dengan cara menjumlahkan seluruh hambatannya (Resistor) saja, alasannya ialah anutan arus listriknya melalui setiap kendala yang ada pada rangkaian tersebut. Ini artinya kendala total berasal dari jumlah kendala 1, kendala 2 dan seterusnya. Sedangkan untuk rangkaian secara paralel mempunyai besar kendala yang lebih kecil alasannya ialah satu dayanya akan mengaliri arus yang berbeda pada setiap hambatannya. Ini artinya besar kendala total paralel berasal dari jumlah satu per kendala satu, satu per kendala dua dan seterusnya.

Daftar Perbedaan Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel
Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya Rumus Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Perbedaannya
Daftar Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel
Sekian klarifikasi mengenai rumus rangkaian seri, rumus rangkaian paralel beserta perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel. Semoga artikel ini sanggup menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Wednesday, October 23, 2019

Pengertian Client Server, Fungsi, Paradigma Dan Contohnya

Pengertian Client Server, Fungsi, Paradigma dan Contohnya - Istilah client server memang tidak sanggup dilepaskan dari hal hal yang bernuansa internet. Kedua istilah (Client dan Server) memang saling berafiliasi dan tidak sanggup dipisahkan satu sama lain. Bahkan dalam dunia IT, sering kali kita mendengar istilah client server dan web. Pengertian server sendiri ialah sebuah sistem komputer yang berkhasiat sebagai penyedia layanan untuk client. Sedangkan pengertian client ialah pengguna layanan dari server. Lantas apa pengertian client server itu? Apa saja fungsi client server? Apa saja paradigma client server? Apa saja pola client server?
 Istilah client server memang tidak sanggup dilepaskan dari hal hal yang bernuansa internet Pengertian Client Server, Fungsi, Paradigma dan Contohnya
Model Jaringan Client Server
Istilah client server terdiri dari kata client yakni pengguna dan server yakni penyedia. Kedua kata ini sering mengandung arti yang dalam dalam dunia IT. Bahkan untuk memperoleh jaringan Internet, biasanya dibentuklah jaringan topologi tertentu dengan susunan satu server dan beberapa client. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan ihwal pengertian client server, fungsi client server, paradigma client server, dan pola client server. Untuk lebih jelasnya sanggup anda simak di bawah ini.

Pengertian Client Server, Fungsi, Paradigma dan Contohnya

Pengertian client server tidak sanggup dilepaskan dari kata client dan server. Server didefinisikan sebagai sebuah sistem komputer yang berkhasiat untuk menyajikan aneka macam layanan untuk client. Sedangkan client sanggup didefinisikan sebagai komputer yang memakai aneka macam layanan server. Dalam server terdapat sistem operasi khusus yang berkhasiat sebagai sumber daya dan alat pengontrol susukan jaringannya. Kemudian server jga didukung dengan adanya RAM berkapasitas besar, Procecor yang sifatnya scalable dan mempunyai sistem operasi khusus. Tugas dari server ialah melakukan pengontrolan susukan dalam perangkat lunak administratif terhadap sumber daya dan jaringan komputer yang tersedia. 
Baca juga : Mengenal Panel Listrik dan Komponen Komponen di Dalamnya
Dari sinilah sanggup diperoleh pengertian client server yaitu pembagian kerja dalam jaringan tertentu sehingga sanggup mengakses Internet, baik jaringan server ataupun client. Dengan kata lain kedua hal ini (client dan server) mempunyai relasi yang cukup erat.

Fungsi Client Server

Selain pengertian client server di atas, adapula fungsi client dan fungsi server. Berikut klarifikasi mengenai fungsi client server yaitu diantaranya:

Fungsi Server
  • Memproses dan mendapatkan basis data yang diharapkan oleh client.
  • Meninjau autorisasi.
  • Menjaga data dictionary. 
  • Memproses update atau melalukan query.
  • Membawa respon untuk ditujukan kepada client.
Fungsi Client
  • Mengontrol User Interface.
  • Menjalankan proses aplikasi.
  • Memeriksa dan mendapatkan sintaks input yang berasal dari pengguna.
  • Menyediakan kontrol recovery.
  • Menyediakan susukan basis data dengan bersama sama.

Paradigma Client Server

Setelah membahas ihwal pengertian client server dan fungsi client server di atas, selanjutnya saya akan menjelaskan ihwal paradigma client dan paradigma server. Dalam paradigma client terdapat relasi yang diawali dengan server. Setelah itu server akan mendapatkan seruan layanan. Kemudian untuk client dalam web maka sanggup diterapkan dalam wujud browser. Sedangkan untuk email (Elektronik Mail) sanggup diwujudkan dalam bentuk mail reader.

Untuk pradigma server terdapat aneka macam layanan yang disediakan sesuai dengan seruan clientnya. Contohnya web server yang memberikan sebuah email server maupun halaman web. 
Baca juga : Rangkaian Panel Listrik 3 Phase (Pengertian, Fungsi, dan Cara Pasang)

Contoh Client Server

Sebelumnya saya telah membahas ihwal pengertian client server, fungsi client server, dan paradigma client server. Selanjutnya saya akan menjelaskan ihwal pola client server. Contoh dari client dan server ini merujuk pada desain aplikasi atau arsitektur aplikasi yang dilaksanakan secara mainframe ibarat one tier standalone. Model tipe ini memakai basis host sebagai daerah terpusat untuk memproses semua hal yang terjadi. Namun model tipe tersebut mempunyai kekurangan yaitu aksesnya akan kewalahan bila banyak user yang menggunakannya.

Selanjutnya adapula pola client server dengan model tipe Two Tier yakni model aplikasi yang dilakukan dengan proses pada server maupun client. Model aplikas ini banyak terhubung dengan jaringan yang banyak memakai server dan client. Model tipe yang ketiga berjulukan Three Tier yakni penemuan dari arsitektur client server. Kemudian diantara database server dan client terapat Application server.

Contoh client server selanjutnya ialah model tipe Multi Tier yang konsepnya hampir dama dengan Three Tier. Namun dalam Multi Tier terdapat Business Logic Server. Untuk itu model Multi Tier ini merupakan pengembangan bentuk disik dari Three Tier yang terdistribusi.

Sekian klarifikasi mengenai pengertian client server, fungsi client server, paradigma client server dan pola client server. Client Server yakni pembagian kerja dalam jaringan tertentu sehingga sanggup mengakses Internet, baik jaringan server ataupun client. Semoga artikel ini sanggup bermanfaat dan terima kasih telah membaca bahan client dan server di atas.

Thursday, October 24, 2019

Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat Dan Jenis Jenisnya

Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya - Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer, manfaat jaringan komputer dan jenis jenis jaringan komputer. Jaringan yaitu sejumlah sistem operasi yang tersusun oleh beberapa komputer yang dirangkai biar sanggup bekerja sama dengan tujuan yang sama pula. Adapula yang menyampaikan bahwa jaringan (network) ialah sistem jaringan kerja yang tersusun oleh nodes (titik titik) yang saling bekerjasama sama lain, baik memakai atau tanpa kabel. Sedangkan pengertian dari komputer sendiri ialah perangkat elektronik yang sanggup dipakai untuk memanipulasi data atau informasi.
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Jaringan Komputer
Lalu apa pengertian jaringan komputer? Apa saja manfaat jaringan komputer? Apa saja jenis jenis jaringan komputer? Komputer dalam sebuah jaringan tersebut disusun menjadi satu yang dihubungkan dengan memakai media komunikasi (transisi) tertentu. Dengan begitu dalam sebuah jaringan antar komputer sanggup terjadi pembagian aplikasi ataupun data tertentu. Untuk lebih jelasnya sanggup anda simak di bawah ini.

Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya

Di kurun kemajuan jaman mirip kini ini, banyak sekali teknologi yang diciptakan untuk memudahkan insan dalam aneka macam hal. Salah satunya ialah membuatkan informasi, kirim mengirim file dan sebagainya memakai jaringan komputer. Untuk itu dalam pembahasan kali ini saya akan membaginya menjadi beberapa sub hidangan yakni pengertian jaringan komputer, manfaat jaringan komputer dan jenis jenis jaringan komputer. Berikut klarifikasi selengkapnya:

Pengertian Jaringan Komputer

Pengertian jaringan komputer ialah sistem yang tersusun oleh 2 atau lebih komputer yang dihubungkan melalui media komunikasi atau media transmisi satu sama lain sehingga sanggup dipakai untuk membuatkan aplikasi maupun data. Adapula yang mengartikan jaringan komputer sebagai jaringan telekomunikasi yang sanggup memungkinkan adanya komunikasi pertukarann data antara komputer satu dengan yang lainnya. Dalam jaringan ini terdapat istilah mengenai Client (Klien) yakni pihak yang mendapatkan atau meminta layanan. Sedangkan Server (Peladen) ialah pihak yang mengirim atau memperlihatkan layanan. Kemudian untuk desain sistem jaringan komputer tersebut dinamakan Client-Server.
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Client Server
Kita juga sanggup mendefinisikan pengertian jaringan komputer yakni dua komputer atau lebih yang memakai penghubung tools (media transmisi data) mirip kabel atau nirkabel biar sanggup mendapatkan maupun mengirim data. Jaringan komputer tersebut mempunyai jangkauan yang luas, namun tools yang dipakai harus ditambah dengan Bridge, Hub, Gateway, Router, Switch dan alat lainnya yang mempunyai kegunaan sebagai alat interkoneksi.

Manfaat Jaringan Komputer

Selain pengertian jaringan komputer, adapula beberapa manfaat dari sistem jaringan tersebut. Adapun beberapa manfaat jaringan komputer yaitu:
  • Untuk pertukaran data dan membuatkan sumber daya.
  • Untuk memudahkan bertransaksi dan berkomunikasi.
  • Memberikan pemberian dalam mengakses informasi.
  • Dapat memperlihatkan informasi yang uptodate dan cepat.

Jenis Jenis Jaringan Komputer

Jenis jenis jaringan komputer sanggup dibagi berdasarkan beberapa kategori mirip berdasarkan jangkauannya, berdasarkan media transmisi, fungsi, distribusi sumber data/informasi, dan topologinya. Untuk lebih jelasnya sanggup anda simak klarifikasi berikut ini:

Berdasarkan Jangkauannya
Jenis jenis jaringan komputer yang pertama akan saya bahas yaitu berdasarkan jangkauannya. Jaringan komputer berdasarkan jangkauannya sanggup dibagi menjadi jaringan LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), dan WAN (Wide Area Network). Berikut penjelasannya:

Local Area Network (LAN)
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Local Area Network
Jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauannya yang pertama ialah Local Area Network (LAN). Pengertian jaringan komputer LAN ialah jaringan yang menghubungkan dua komputer atau lebih dengan jarak ruangan yang erat atau terbatas. Jenis jaringan ini sanggup kita jumpai dalam area perkantoran, kampus dan sebagainya. Tidak heran bila jaringan LAN merupakan jaringan komputer yang cukup familiar.

Metropolitan Area Network (MAN)
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Metropolitan Area Network
Jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauannya selanjutnya ialah Metropolitan Area Network (MAN). Pengertian jaringan komputer MAN ialah jaringan dalam lingkup wilayah yang lebih luas, dimana transfer datanya mempunyai kemampuan yang kecepatannya tinggi. MAN mempunyai cakupan jarak wilayah sekitar 50 km.

Wide Area Network (WAN)
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Wide Area Network
Jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauannya yang terakhir ialah Wide Area Network (WAN). Pengertian jaringan komputer WAN ialah jaringan yang memperlihatkan layanan hingga antar negara. WAN tersebut merupakan sekumpulan LAN dalam beberapa titik lokasi yang dihubungkan dengan device yang dinamakan dengan router.

Berdasarkan Media Transmisi
Selanjutnya saya akan menjelaskan perihal jenis jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisinya. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:
Wired Network (Jaringan Kabel)
Jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisi yang pertama ialah Wired Network (Jaringan Kabel). Pengertian jaringan komputer berkabel ialah jaringan yang menghubungkan setiap komputer memakai media kabel.

Wireless Network (Jaringan Nirkabel)
Jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisi selanjutnya ialah Wireless Network (Jaringan Nirkabel). Pengertian jaringan komputer nirkabel ialah jaringan yang menghubungkan setiap komputer memakai gelombang elektromagnetik yang berupa sinyal sehingga sanggup mengirim atau mendapatkan informasi/data.

Berdasarkan Fungsinya
Selanjutnya saya akan menjelaskan perihal jenis jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Jaringan Komputer Berdasarkan Fungsinya
Client Server
Jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya yang pertama ialah Client Server. Pengertian jaringan komputer client server ialah jaringan yang berisi transaksi antara komputer satu (penerima) dan komputer dua (pegirim).

Peer to Peer
Jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya selanjutnya ialah Peer to Peer. Pengertian jaringan komputer peer to peer ialah jaringan komputer yang semua host sanggup dijadikan sebagai server maupun client. Misalnya komputer satu sanggup dijadikan server sekaligus client, begitu pula dengan komputer lainnya.

Berdasarkan Distribusi Sumber Data/Informasi
Selanjutnya saya akan menjelaskan perihal jenis jenis jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber data atau informasinya. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Jaringan Komputer Berdasarkan Distribusi Sumber Data/Informasi
Jaringan Terpusat
Jenis jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber data/informasi yang pertama ialah jaringan terpusat. Pengertian jaringan komputer terpusat ialah jaringan yang tersusun oleh satu komputer server yang dipakai untuk media kanal sumber data/informasi bagi beberapa komputer client.

Jaringan Terdistribusi
Jenis jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber data/informasi selanjutnya ialah jaringan terdistribusi. Pengertian jaringan komputer terdistribusi ialah adonan dari beberapa jaringan terpusat sehingga beberapa komputer sanggup dijadikan sebagai server yang saling terhubung dengan client berbentuk jaringan sistem tertentu.

Berdasarkan Topologinya
Selanjutnya saya akan menjelaskan perihal jenis jenis jaringan komputer berdasarkan topologinya. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:

Topologi Ring
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Topologi Ring
Jenis jaringan komputer berdasarkan topologi yang pertama ialah topologi ring. Pengertian jaringan komputer dengan topologi ring ialah jaringan yang menghubungkan semua komputer menjadi satu sehingga akan berbentuk mirip sebuah cincing/ring. Topologi ini membutuhkan data token untuk berkomunikasi dan mengontrol hak kanal setiap komputernya sehingga data sanggup diterima. Misalnya komputer 5 ingin diberikan data oleh komputer 1, maka data tersebut harus melewati komputer 2, 3, 4 dan balasannya hingga di komputer  5. Dengan kata lain, pengiriman data harus dilanjutkan melalui komputer komputer tadi sehingga sanggup hingga di komputer yang dituju. Jenis topologi ring mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu sebagai berikut:

Kelebihan jenis jaringan komputer dengan topologi ring yaitu sebagai berikut:
  • Perancangannya mudah.
  • Instalasinya mudah.
  • Tidak membutuhkan kabel yang banyak.
  • Tidak menyebabkan gesekan data.
  • Pemasangannya tidak terlalu rumit.
Kekurangan jenis jaringan komputer dengan topologi ring yaitu sebagai berikut:
  • Kesalahan jaringannya lebih peka. 
  • Seluruh komunikasi data pada komputer akan terganggu bila salah satu titik jaringannya mengalami gangguan.
  • Pengembangan jaringannya tergolong sulit.

Topologi Bus
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Topologi Bus
Jenis jaringan komputer berdasarkan topologi selanjutnya ialah topologi bus. Pengertian jaringan komputer dengan topologi bus ialah jaringan komunikasi data yang dihubungkan dengan kabel coaxial ibarat jalur bus sehingga setiap komputer sanggup membawa sinyal memakai konektor BNC. Dalam topologi bus, ujung ujung kabel coaxial diakhiri dengan memakai terminator. Jenis topologi bus mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu sebagai berikut:

Kelebihan jenis jaringan komputer dengan topologi bus yaitu sebagai berikut:
  • Tidak membutuhkan banyak kabel.
  • Pengembangan jaringannya mudah.
  • Biaya pemasangan lebih hemat.
Kekurangan jenis jaringan komputer dengan topologi bus yaitu sebagai berikut:
  • Sering mengalami antrian data alasannya yaitu tingkat kemudian lintasnya tergolong tinggi.
  • Jaringannya kurang stabil alasannya yaitu apabila terdapat satu komputer yang terganggu maka akan mengganggu jaringan lainnya.
  • Gangguan jaringannya sulit dicari.
  • Untuk jaringan jarak jauhnya membutuhkan repeater.
  • Deteksi kesalahannya mempunyai tingkat yang sangat kecil.
Topologi Star
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Topologi Star
Jenis jaringan komputer berdasarkan topologi selanjutnya ialah topologi star. Pengertian jaringan komputer dengan topologi star ialah jaringan komputer yang memakai hub sebagai penghubungnya. Dengan begitu hub dijadikan sebagai pengatur kemudian lintas untuk semua komputer yang telah dihubungkan. Hal inilah yang menciptakan biasa pemasangannya tinggi alasannya yaitu proses penerimaan dan pengiriman data sanggup dilakukan secara langsung. Jenis topologi star mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu sebagai berikut:

Kelebihan jenis jaringan komputer dengan topologi star yaitu sebagai berikut:
  • Pengontrolannya sanggup dilakukan dengan mudah.
  • Mudah melaksanakan deteksi kesalahan.
  • Keamanannya lebih tinggi.
  • Mudah melaksanakan perubahan stasiun dan jaringan lain tidak akan terganggu.
  • Cukup fleksibel.
Kekurangan jenis jaringan komputer dengan topologi star yaitu sebagai berikut:
  • Membutuhkan kabel yang banyak.
  • Seluruh jaringan akan mengalami gangguan apabila komputer pusatnya terganggu.
  • Sangat bergantung pada jaringan terminal pusat.
  • Dapat menyebabkan jaringan lambat alasannya yaitu adanya gesekan data.
  • Membutuhkan biaya yang mahal.

Topologi Tree
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Topologi Tree
Jenis jaringan komputer berdasarkan topologi selanjutnya ialah topologi tree. Pengertian jaringan komputer dengan topologi tree ialah perpaduan antara beberapa topologi star dengan topologi bus sehingga topologi bus dipakai untuk menghubungkan setiap komputer pada beberapa topologi star. Dalam topologi tree biasanya terdapat tingkatan jaringan dari yang tertinggi (pengontrol jaringan) hingga jaringan terendah. Jenis topologi tree mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu sebagai berikut:

Kelebihan jenis jaringan komputer dengan topologi tree yaitu sebagai berikut:
  • Pengontrolannya sanggup dilakukan dengan mudah.
  • Mudah melaksanakan deteksi kesalahan.
  • Bentuk kelompoknya sanggup gampang dirubah, namun jaringan lain tidak akan terganggu.
Kekurangan jenis jaringan komputer dengan topologi tree yaitu sebagai berikut:
  • Simpul bab terendah akan terganggu bila simpul yang tinggi mengalami kerusakan.
  • Banyak memakai kabel.
  • Cara kerjanya lambat.
  • Tabrakan data sering terjadi.

Topologi Mesh
 Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan perihal pengertian jaringan komputer Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat dan Jenis Jenisnya
Ilustrasi Topologi Mesh
Jenis jaringan komputer berdasarkan topologi selanjutnya ialah topologi mesh. Pengertian jaringan komputer dengan topologi mesh ialah jaringan yang komputernya sanggup dihubungkan dengan kabel tunggal. Maka dari itu komputer tujuan sanggup melaksanakan pengiriman data menuju komputer lain secara eksklusif tanpa harus melalui konputer lain ataupun tanpa memakai hub/switch. Jenis topologi mesh mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu sebagai berikut:

Kelebihan jenis jaringan komputer dengan topologi mesh yaitu sebagai berikut:
  • Komputer lain tidak akan terganggu apabila salah satu komputer mengalami kerusakan.
  • Proses pengiriman data eksklusif menuju komputer tujuan tanpa melalui komputer lain terlebih dahulu.
  • Kerusakan dalam titik jaringan komputernya sanggup diperbaiki dengan dinamis.
  • Proses pengiriman datanya lebih cepat.
Kekurangan jenis jaringan komputer dengan topologi mesh yaitu sebagai berikut:
  • Membutuhkan banyak port Input/Output.
  • Proses instalasinya rumit dan sulit.
  • Pemasangannya membutuhkan biaya yang cukup besar.
  • Memerlukan kabel yang banyak.
Sekian klarifikasi mengenai pengertian jaringan komputer, manfaat jaringan komputer, dan jenis jenis jaringan komputer. Jaringan komputer merupakan sistem yang tersusun oleh 2 atau lebih komputer yang dihubungkan melalui media komunikasi atau media transmisi satu sama lain sehingga sanggup dipakai untuk membuatkan aplikasi maupun data. Semoga artikel ini sanggup bermanfaat dan terima kasih telah membaca.