Saturday, May 4, 2019

Keuntungan Dan Kekurangan Letak Geografis Indonesia Efek Bagi Negara

Membahas mengenai pengaruh/dampak laba letak geografis dan kekurangan letak geografis Indonesia, Letak Geografis yakni letak suatu negara yang dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Letak geografis Indonesia memperlihatkan banyak dampak yang berakibat bagi negara Indonesia. Dampak letak geografis ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan bagi Indonesia antara lain sebagai berikut.

Secara geologis, Indonesia sanggup dikategorikan sebagai sebuah Negara yang teretak diantara lempengan bumi dan juga dangkalan laut. Indonesia, secara geologis terletak diantara tiga lempengan bumi, yaitu lempeng pasifik, lempeng Eurasia, dan juga lempeng Australia.Selain itu dari segi peairan, Indonesia terletak diantara dua buah dangkalan, yaitu dangkalan Sahul dan juga dangkalan Sunda. Yang dimaksud dengan dangkalan yakni sebuah wilayah maritim yang dangkal, yang mana menghubungkan wilayah dantara dua daratan besar.

Dangkalan sunda berada pada wilayah barat Indonesia, yang meliputi pulau Jawa, Pulau Sumatra, Semenanjung Malaysia, Madura dan juga Bali. Sedangkan dangkalan sahul merupakan dangkalan yang berada pada sisi timur Indonesia, yang bekerjasama eksklusif dengan daratan benua Australia. Selain itu, menurut letak geologisnya, Indonesia juga merupakan Negara yang dilewati oleh dua buah pegunungan terbesar di dunia, yaitu Pegunungan Mediterania dan juga Pegunungan Sirkum Pasifik.
Berikut yakni klarifikasi mengenai manfaat letak geologis Indonesia :
  1. Dataran tinggi dan pegunungan. Manfaat dari letak geologis Indonesia yang pertama yakni banyaknya dataran tinggi dan juga pegunungan di wilayah Indonesia. Ya, lokasi geologis Indonesia yang berada di antara dua rangkaian pegunungna terbesar di dunia ini, yaitu pegunungan Mediterania dan juga pegunungan Sirkum Pasifik, menciptakan Indonesia memilki berbagai wilayah pegunungan dan juga dataran tinggi. Hal ini juga kuat kepada letak geografis dari Indonesia itu sendiri. (baca : perbedaan dataran rendah dan dataran tinggi) Banyaknya pegunungan dan juga dataran tinggi mengakibatkan banyak lokasi dan juga wilayah di Indonesia yang mempunyai pembagian isu terkini cuaca dan juga suhu udara yang cenderung sejuk, meskipun berada pada iklim tropis, dan merupakan salah satu lokasi ekowisata dan juga pariwisata yang menjanjikan, terutama bagi turis yang bahagia akan pemandangan dan juga wisata outdoor.
  2. Tanah yang subur akhir banyaknya gunung berapi. Efek berikutnya dari lokasi geologis Indonesia yakni gunung berapi. Ya, meskipun gunung berapi seringkali dikaitkan dengan tragedi alam, namun demikian ternyata gunung berapi sanggup membawa berkah tersendiri. Dengan adanya gunung berapi, maka tanah-tanah yang berada di sekitar gunung berapi tersebut merupakan salah satu jenis tanah dengan unsur hara yang tinggi, alias tanah yang sangat subur. Hal ini tentu saja akan sangat bermanfaat bagi kebanyakan budaya masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, kesuburan tanah juga tentu saja sangat membantu meningkatkan pergerakan roda ekonomi nasional, maupun internasional, alasannya banyak hasil pertanian yang diekspor maupun dimanfaatkan sebagai materi konsumsi di dalam negeri. (baca : cara menyuburkan tanah tandus dan kering)
  3. Keanekaragaman tanaman dan juga fauna. Kedua lempeng yang mengapit Indonesia ini juga memilki manfaat bagi kehidupan tanaman dan juga faunanya. Lempeng Eurasia, merupakan lempeng yang berada pada kepingan barat Indonesia, yang merupakan lempengan Negara-Negara Asia. Hal ini menciptakan lokasi dan wilayah Indonesia yang berada pada lempeng Eurasia memilki kesamaan dengan wilayah Asia dalam hal tanaman dan juga Faunanya. Sebaliknya, kepingan timur Indonesia mempunyai kesamaan tanaman dan juga fauna ibarat pada benua Australia, alasannya berada pada lempeng Australia. Sedangkan pada wilayah Indonesia kepingan tengah, mempunyai beberapa binatang endemic, alias khas yang tidak ada pada wilayah Asia maupun Australia. Dengan banyaknya tanaman dan fauna ini, tentu saja Indonesia diuntungkan oleh letak geologisnya, yang memilki bermacam-macam tanaman dan fauna yang dilindungi yang mungkin tidak dimiliki oleh Negara lain di dunia.
  4. Keberagaman hasil sumber daya mineral. Tidak hanya tanaman dan juga fauna, kondisi dan juga letak geologis dari Indonesia itu sendiri juga sangat bermanfaat bagi para penambang dan juga pelaku industry mineral. Bagaimana tidak, kondisi lempeng dan juga geologis Indonesia sangat mendukung banyaknya sumber daya mineral ibarat batu-batuan, dan juga jenis jenis sumber daya alam ibarat minyak dan juga gas bumi. Dengan demikian, Indonesia sangat diuntungkan dengan adanya sumber daya alam yang sangat melimpah.
  5. Keanekaragaman maritim yang melimpah. Selain flora, fauna dan juga keberagaman sumber daya alam, Indonesia pun junga dilengkapi dengan sumberdaya maritim yang sangat melimpah. Hal ini juga dipengauhi oleh lokasi geologis Indonesia yang mana lautnya terdiri dari beberapa dangkalan, dan memiliiki banyak keanekaragaman laut, mulai dari hasil dan sumberdaya laut, ibarat ikan dan masakan laut, sampai wisata di bawah laut, ibarat diving dan juga snorkeling.
Letak geologis dari sebuah lokasi tentu saja akan memperlihatkan laba dan juga manfaat tersendiri bagi lokasi tersebut. Lokasi geologis lebih mensugesti sumber daya yang sanggup dihasilkan oleh sebuah lokasi, terutama sumber daya alam dan juga sumber daya mineralnya. 

Keuntungan dan Kerugian Letak Geografis Indonesia 

Seperti yang kita ketahui bahwa, letak geografis Indonesia diapit dari dua benua dan dua samudra yakni benua asia dan benua australia, samudra hindia dan samudra pasifik. Letak geografis Indonesia banyak pendapat yang menyampaikan letak geografis Indonesia mempunyai laba dan kerugian antara lain sebagai berikut.. 

Keuntungan Letak Geografis Indonesia 

Keuntungan Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Sosial Budaya
  • Memiliki keanekaragaman budaya baik dengan budaya lokal dan budaya asing
  • Dapat dengan gampang berbagi budaya Indonesia 
  • Pakaian indonesia semakin modern 
  • Adanya akulturasi budaya lokal dan budaya asing
Keuntungan Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Ekonomi 
  • Sebagai jalur perdagangan Internasional 
  • Penambah devisa negara
  • Sebagai destinasi pariwisata utama 
  • Perkembangan pariwisata yang pesat
  • Sebagai sentra perekonomian diantara dua benua dan dua samudra
Keuntungan Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Komunikasi 
  • Dituntut untuk sanggup berbahasa Inggris alasannya merupakan jalur Internasional 
  • Indonesia sanggup menguasai bahasa absurd secara tidak langsung
  • Kaya akan bermacam-macam bahasa
Keuntungan Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Transportasi
  • Percepatan infrastruktur pada daerah-daerah 
  • Peningkatan kemudahan angkutan massal
  • Peningkatan bandara yang bertaraf Internasional
  • Peningkatan transportasi maritim yang secara maksimal 
  • Peningkatan transportasi untuk tujuan wisata (bus pariwisata)

Kerugian Letak Geografis Indonesia

Kerugian Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Sosial Budaya
  • Banyak budaya yang masuk menciptakan budaya lokal sanggup terpinggirkan 
  • Banyaknyak perilaku-perilak yang tidak sesuai dengan budpekerti istiadat Indonesia atau norma-norma Indonesia alasannya mengikuti dari negara luar 
  • Banyaknya sikap dari turis absurd yang membawa imbas jelek bagi bangsa Indonesia
  • Lahan subur dengan meningkatnya kejahatan Internasional alasannya Indonesia merupakan jalur perdagangan Internasional dan jalur penghubung dua benua dan dua samudra. Kejahatan internasional berupa narkotika, obat-obatan terlarang dan teroris.
Kerugian Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Ekonomi 
  • Persaingan global 
  • Eksplorasi besar-besaran
  • Adanya pasar gelap (pasar ilegal)
Kerugian Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Transportasi
  • Semakin padatnya kemudian lintas alasannya jumlah imigran 
  • Semakin bersifat konsumtif terhadap kendaraan luar negeri 
  • Tersingkirnya alat transportasi tradisional
Kerugian Letak Geografis Indonesia dalam Bidang Komunikasi
  • Sulitnya memakai bahasa Asing
  • Menguasai bahasa Asing sanggup menjadikan budaya lokal tersingkir atau tidak lagi menjadi prioritas

Demikianlah artikel singkat wacana Keuntungan dan Kekurangan Letak Geografis Negara Indonesia. Semoga sanggup bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Friday, May 3, 2019

Asas, Teori, Unsur Pajak Dan Syarat Pemungutan Pajak

Pengertian pajak ialah iuran wajib dari wajib pajak kepada Negara ang tidak mendapat jasa secara eksklusif dari Negara dan digunakan untuk membiayai keperluan umum bagi seluruh anggota masyarakat. Menurut perkembangan ilmu ekonomi, pajak didefinisikan berdasarkan pendapat Rochmat Sumitro bahwa pajak ialah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan Undang-Undang (dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbale balik atau imbalan jasa (kontraprestasi) secara eksklusif sanggup ditunjuk dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Sedangkan berdasarkan Rochmat Soemahidjaja, menyampaikan bahwa pajak ialah iuran wajib, berupa uang atau barang yang dipungut oleh penguasa berdasarkan norma-norma hokum, guna menutup biaya produksi barang dan jasa kolektif dalam mencapai kesejahteraan umum

Pengertian Pajak Menurut Undang-Undang
1. Pajak Menurut Pasal 1 angka 1 UU No.28 th 2007 wacana Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan:
“Pajak ialah bantuan wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau tubuh yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapat imbalan secara eksklusif dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemamakmuran rakyat”.

2. Pengertian Pajak Menurut Prof. Dr. Rochmat Soemitro, SH., yaitu:
“Pajak ialah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan Undang-Undang (yang sanggup dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal (kontra prestasi) yang eksklusif sanggup ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar p engeluaran umum”.
Baca  Sejarah Akuntansi
Pengertian pajak tersebut kemudian dikoreksinya, dan berbunyi sebagai berikut: “Pajak ialah peralihan kekayaan dari pihak rakyat kepada kas negara untuk membiayai pengeluaran rutin dan surplusnya digunakan untuk public saving yang merupakan sumber utama untuk membiayai public investment”.

3. Pengertian Pajak Prof. Dr. P. J. A. Adriani mengemukakan sebagai berikut:
“Pajak ialah iuran masyarakat kepada negara (yang sanggup dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya berdasarkan peraturan-peraturan umum (Undang-Undang) dengan tidak mendapat prestasi kembali yang eksklusif sanggup ditunjuk dan yang gunanya ialah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung kiprah negara untuk menyelenggarakan pemerintahan”.

Teori Pemungutan Pajak

Menurut R. Santoso Brotodiharjo SH, dalam hukumnya Pengantar Ilmu Hukum Pajak, terdapat beberapa teori yang mendasari mengenai adanya pemungutan pajak, yaitu sebagai berikut… 
a. Teori Asuransi 
Teori ini mempunyai kiprah untuk melindungi warganya dari kepentingan baik keselamatan jiwanya maupun keselamatan harta bendanya. 
b. Teori Kepentingan
Teori yang berdasarkan dari kepentinan masing-masing warga Negara termasuk kepentingan dalam santunan jiwa dan harta. Semakin tinggi tingkatk epentingan dalam santunan maka semakin tinggi pula pajak yang harus dibayarkan. 
c. Teori Gaya Pikul 
Teori yang didasarkan pada letak kemampuan (gaya pikul) membayar pajak bagi wajib pajak. Pajak harus dibayar sesuai dengan gaya pikul (kemampuan) seseorang. Untuk mengukur gaya pikul seseorang, perlu diketahui hal-hal berikut ini… 
  • Penghasilan 
  • Kekayaan 
  • Pengeluaran (belanja) 
  • Tanggungan keluarga 
Semakin banyak tanggungan keluarga maka semain kecil kemampuan (gaya pikul) seseorang untuk membayar pajak, sekalipun penghasilannya banyak
d. Teori Bakti 
Menurut teori ini yang didasarkan letak kekerabatan antara rakyat dengan Negara. Rakyat mempunyai kewajiban untuk membayar pajak kepada Negara. Pembayaran pajak dari rakyat kepada Negara merupakan bentuk ungkapan bakti rakyat kepada negaranya sehingga teori ini disebut teori kewajiban pajak mutlak 
e. Teori Asas Gaya Beli
Teori yang berdasarkan dari adanya manfaat pajak yaitu pajak yang dipungut dari rumah tangga ada di maysarakat masuk ke rumah tangga Negara kemudian disalurkan kembali kem masyarakat. Tujuannya ialah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi, sudah sepantasnya Negara sebagai penyelenggara kepentingan masyarakat memungut pajak kepada masyarakat. 

Macam-Macam Pajak

Pajak dibedakan berdasarkan system pemungutan, forum pemungutan, dan sifatnya. Macam-macam pajak tersebut ialah sebagai berikut..
a. Macam-Macam Pajak Berdasarkan Sistem Pemungutan 
Berdasarkan system pemungutannya, pajak dibedakan menjadi beberapa yaitu sebagai berikut.. 
1. Pajak Langsung ialah pajak yang dibayar sendiri oleh wajib pajak dan tidak sanggup dilimpahkan kepada pihak lain serta dikenakan secara berulang-ulang secara periodic berdasarkan SKP (Surat Ketetapan Pajak) atau kohir. Contoh-contoh pajak eksklusif ialah sebagai berikut.. 
  • Pajak penghasilan (PPh) 
  • Pajak kekayaan (PBB dan lain-lain) 
  • Pajak perseroan 
  • Pajak atas bunga, dividen, dan royalty 
2. Pajak tidak eksklusif ialah pajak yang pembayarannya bias dilimpahkan pihak lain. Contoh pajak tidak eksklusif ialah sebagai berikut.. 
  • Pajak penjualan 
  • Pajak pertambahan nilai 
  • Bea materai 
  • Bea lelang
b. Macam-Macam Pajak Berdasarkan Lembaga Pemungutan 
Berdasarkan forum pemungutannya, pajak dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain sebagai berikut.. 
1. Pajak Pusat ialah pajak yang dipungut oleh pemerintah sentra yang pemungutannya di kawasan dilakukan oleh kantor pelayanan pajak. Contoh pajak yang termasuk pajak sentra ialah sebagai berikut.. 
  • Pajak penghasilan (PPh)
  • Pajak kekayaan 
  • Pajak pertambah nilai (PPN)
  • Bea materai 
  • Pajak minyak bumi 
  • Pajak ekspor 
2. Pajak kawasan ialah pajak yang kewenangan pemungutannya berada pada pemerintah kawasan baik kawasan tingkat satu (provinsi) maupun kawasan tingkat dua (kabupaten atau kota). Contoh pajak yang termasuk jenis pajak kawasan ialah sebagai berikut.. 
  • Pajak kendaraan motor
  • Pajak reklame 
  • Pajak tontonan 
  • Pajak radio 
  • Bea balik nama
c. . Macam-Macam Pajak Berdasarkan Sifatnya
Berdasarkan sifatnya, pajak dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain sebagai berikut
1. Pajak subjek ialah pajak yang pemungutannya berdasarkan dari diri orangnya (keadaan diri wajib pajak). COntoh pajak yang termasuk jenis pajak subjektif ialah sebagai berikut… 
  • Status perekonomian 
  • Susunan keluarga 
  • Jumlah tanggungan 
2. Pajak objektif ialah pajak yang pungutannya berdasarkan dari objek pajaknya. Contoh pajak yang termasuk jenis pajak objektif ialah sebagai berikut
  • Ketika kita membalik nama kendaraan yang kita beli, kita akan dikenai Bea Balik Nama (BBN). 
  • Pajak partambahan nilai (PPN).

Unsur-Unsur Pajak

Dari beberapa pengertian pajak sanggup disimpulkan bahwa pajak mempunyai unsure-unsur sebagai berikut… 
  • Iuran dari rakyat kepada Negara. Artinya, yang berhak dalam memungut pajak ialah Negara. Tidak ada anggota masyarakat yang sanggup diperbolehkan dalam memungut pajak kepada anggota masyarakat lainnya. Bentuk iuran ialah uang dan bukan barang. 
  • Berdasarkan undang-undang. Agar Negara sanggup memungut pajak, pajak tersebut haruslah diatur dalam undang-undang. 
  • Tanpa imbal jasa atau kontraprestasi eksklusif dari Negara. Artinya, meskipun rakyat membayar pajak kepada pemerintah, tetapi pemerintah tidak eksklusif memperlihatkan jasa kepada pribadi pembayar pajak. 
  • Pajak sanggup digunakan untuk membiayai rumah tangga Negara, yakni pengeluaran-pengeluaran yang bermanfaat bagi masyarakat luas. 

Fungsi Pajak 

Fungsi Pajak – Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan alasannya ialah pajak merupakan sumber pendapatan Negara untuk membiayai semua pengeluaran pembangunan. Berdasarkan hal diatas, pajak mempunyai beberapa fungsi antara lain sebagai berikut… 
a. Fungsi Anggaran (Budgetair): Sebagai sumber pendapatan Negara, pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran Negara. Sekarang ini pajak digunakan untuk pembiayaan rutin menyerupai belanja pegawai, belanja barang, dan pemeliharaan.  
b. Fungsi Mengatur: Pemerintah sanggup mengatur pertumbuhan ekonomi dari adanya akal pajak. Dengan fungsi tersebut, pajak digunakan untuk mencapai tujuan. 
c. Fungsi Stabilitas: Dari adanya pajak, pemerintah mempunyai dana untuk menjalankan kebijakan yang berafiliasi dengan stabilitas harga, sehingga inflasi sanggup dikendalikan. 
d. Fungsi Redistribusi Pendapatan: Pajak yang telah dipungut oleh Negara digunakan untuk membiayai segala kepentingan umum, baik itu membiayai pembangunan untuk membuka kesempatan kerja yang sanggup meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Asas Pemungutan Pajak

Asas Pemungutan Pajak – Untuk mencapai tujuan dari pemungutan pajak, terdapat anggan para jago yang mengemukakan mengenai asas pemungutan pajak, antara lain sebagai berikut…

a. Macam-Macam Asas Menurut Adam Smith
Menurut Adam Smith dalam bukunya “Wealth of Nations” dengan fatwa yang populer The Four Maxims, asas pemungutan ialah pajak sebagai berikut… 
1. Asas Equality (asas keseimbangan dengan kemampuan atau asas keadilan), Pemungutan pajak dilakukan oleh Negara harus sesuai dengan kemampuan dan penghasilan wajib pajak. Negara dihentikan bertindak diskriminatif terhadap wajib pajak. 
2. Asas Certainly (asas kepastian hukum), Semua pungutan pajak harus berdasarkan UU sehingga bagi yang melanggara akan sanggup dikenai hukuman hukum 
3. Asas Convinience of Payment (asas pemungutan pajak yang sempurna waktu atau asas kesenangan), Pajak harus dipungut pada dikala yang sempurna bagi wajib pajak (saat yang paling baik bagi wajib pajak). Contohnya ialah sebagai berikut… 
  • Wajib pajak gres saja mendapat penghasilan 
  • Wajib pajak gres saja mendapat keuntungan dan keuntungan 
4.  Asas Eficiency (asas efisiensi atau asas ekonomis), Biaya pemungutan pajak diusahakan sehemat mungkin, jangan hingga terjadi biaya pemungutan pajak lebih besar dar hasil pemungutan pajak

b. Macam-Macam Asas Menurut W.J Langen,
Menurut W.J Langen, asas pemungutan pajak dibedakan menjadi beberapa macam yaitu sebagai berikut.. 
1.  Asas daya pikul, Besar kecilnya pajak yang dipungut haru berdasarkan besar kecilnya penghasilan wajib pajak. Semakin tinggi penghasilan maka semakin tinggi pajak yang dibebankan. 
2. Asas manfaat, Pajak yang dipungut oleh Negara harus digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk kepentingan umum. 
3. Asas keamanan, Dalam kondisi yang sama antara wajib pajak yang satu dengan wajib pajak yang lain harus dikenakan pajak dalam jumlah yang sama (diperlakukan sama). 
4. Asas kesejahteraan, Pajak yang dipungut oleh Negara digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
5.  Asas beban yang sekecil-kecilnya, Pemungutan pajak diusahakan sekecil-kecilnya (serendah-rendahnya) kalau dibandingkan dengan nilai objek pajak sehingga tidak memberatkan para wajib pajak.

c. Macam-Macam Asas Secara Umum.  
Disamping asas diatas, asas pemungutan pajak sanggup dilakukan berdasarkan dari 3 asas, yaitu sebagai berikut… 
1. Asas Domisili, Cara pemungutan pajak yang dilakukan oleh Negara dengan tempat tinggal wajib pajak. Menurut asas ini, wajib pajak yang bertempak tinggal di Indonesia akan dikenakan pajak atas segala penghasilannya baik penghasilan yang didapat di Indonesia maupun penghasilan yang didapat diluar negeri. 
2. Asas Sumber, Cara pemungutan pajak yang dilakukan oleh Negara dengan sumber pendapatan tanpa melihat tempat tinggal. Wajib pajak berdasarkan asas ini ialah bagi siapapun yang memperoleh penghasilan di Indonesia akan dikenakan pajak sekalipun tempat tinggalnya diluar negeri. Contohnya ialah tenaga kerja ajaib bekerja di Indonesia maka dari penghasilan yang didapat di Indonesia akan dikenakan pajak oleh pemerintah Indonesia. 
3. Asas Kebangsaan, Cara pemungutan pajak yang dilakukan oleh Negara berdasarkan kebangsaan wajib pajak. Contohnya: setiap warga Negara ajaib yang bertempat tinggal di Indonesia harus membayar pajak.

Syarat-Syarat Pemungutan Pajak

Tidaklah gampang untuk membebankan pajak pada masyarakat. Bila terlalu tinggi, masyarakat akan membayar pajak. Namun, bila terlalu rendah maka pembangunan tidak akan berjalan alasannya ialah dana yang kurang. Agar tidak menjadikan banyak sekali dilema maka pemungutan pajak harus memenuhi banyak sekali persyaratan, yaitu sebagai berikut.. 
a. Syarat Keadilan (Pemungutan Pajak Harus Adil)
Seperti halnya dengan produk hokum yang lain maka hokum pajak harus membuat keadilan dalam pemungutan pajak. Adil dalam perundang-undangan maupun adil dalam pelaksanaannya. Contohnya ialah sebagai berikut… 
  • Dengan mengatur hak dan kewajiban para wajib pajak 
  • Pajak diberlakukan bagi setiap warga Negara untuk memenuhi syarat sebagai wajib pajak 
  • Sanksi atas pelanggaran pajak diberlakukan secara umum sesuai dengan berat ringannya pelanggaran 
b. Syarat Yuridis (Pengaturan Pajak Harus Berdasarkan UU) 
Sesuai dengan Pasal 23 Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi “Pajak dan pungutan yang bersifat untuk keperluan Negara diatur dengan Undang-Undang,” ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan UU wacana pajak, yaitu sebagai berikut.. 
  • Pemungutan pajak dilakukan oleh Negara berdasarkan UU harus dijamin kelancarannya
  • Jaminan aturan bagi para wajib pajak untuk tidak diberlakukan secara umum 
  • Jaminan aturan mengenai terjadinya kerahasiaan bagi para wajib pajak
c. Pemungutan Pajak Harus Diusahakan dengan Sebaik-Baiknya 
Pungutan pajak harus diusahakan sedemikian rupa semoga tidak mengganggu kondisi perekonomian, baik acara produksi, perdagangan maupun jasa.  
d. Syarat Finansial (Pemungutan Pajak harus Efisiensi) 
Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka pemungutan pajak harus diperhitungkan. Jangan hingga pajak harus dibayarkan lebih rendah dibandingkan denga biaya pengurusan pajak tersebut. Oleh alasannya ialah itu, system pemungutan pajak harus sederhana dan gampang untuk dilaksanakan. Dengan demikian wajib pajak tidak akan mengalami kesulitan dalam pembayaran pajak baik dari segi penghitungan maupun dari segi waktu. 
e. Sistem Pemungutan Pajak Harus Sederhana 
Bagaimana pajak dipungut sangat memilih keberhasilan dalam pemungutan pajak. Sistem sederhana memudahkan wajib pajak dalam menghitung beban pajak yang harus didanai sehingga memperlihatkan efek faktual bagi para wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak.

Demikianlah artikel sederhana mengenai Asas dan Teori pajak, Unsur Pajak dan Syarat Pemungutan Pajak, Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Pustaka.
Muliawati, Weni. dkk. 2007. Ekonomi untuk Siswa Kelas IX SMA-MA. Bandung: Acarya Media Utama. Hal: 38-48

Thursday, May 2, 2019

Sikap Nyata Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Secara Umum Pengertian Pancasila sebagai Ideologi Terbuka adalah Pancasila sebagai ideologi terbuka, menawarkan kita kebebasan asalkan menyaring mana yang baik dan benar semoga tidak melanggar nilai-nilai Pancasila. Hal ini sanggup dilakukan dengan bersikap sewajarnya atau nyata mengenai dasar negara kita Pancasila. Sikap-sikap tersebut sanggup kita lakukan sesuai dengan nila-nilai pancasila. Berikut sikap nyata terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka....

Contoh Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan bahwa setiap warga sudah seharusnya mempunyai cara berpikir, sikap dan sikap yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan Yang Maha Esa 
  • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang sesuai dengan sifat ideologi Pancasila terbuka, sehingga senantiasa mendudukkan insan sebagai kawan sesuai dengan harkat dan martabatnya. 
  • Menjunjung tinggi nilai persatuan Indonesia pada sifat ideologi Pancasila terbuka, yang mengharuskan setiap warga negara wajib mempertahankan keutuhan dan tegak-kokohnya NKRI
  • Menjunjung tinggi nilai permusyawaratan/perwakilan yang dimaknai untuk menghormati dan mengedepankan kedaulatan negara sebagai perwujudan kehendak seluruh rakyat. 
  • Menjunjung tinggi nilai keadilan sosial pada sifat ideologi Pancasila terbuka untuk terwujudnya kesejahteraan lahir dan batin yang berkeadilan seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. 
 

Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
  • Sikap dan Perilaku Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Ketuhanan, bahwa setiap warga sudah seharusnya mempunyai teladan pikir, sikap dan sikap yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan YME.
  • Sikap dan Perilaku Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Kemanusiaan, semoga diadaptasi dengan sifat ideologi Pancasila yang terbuka, maka sikap dan sikap kita harus senantiasa mendudukkan insan lain sebagai kawan sesuai dengan harkat dan martabatnya.
  • Sikap dan Perilaku Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Persatuan Indonesia, sesuai dengan sifat idelogi Pancasila yang terbuka, mengharuskan setiap warga negara semoga tetap mempertahankan keutuhan dan tegak-kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Sikap dan Perilaku Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Permusyawaratan/Perwakilan, terkandung makna bahwa dalam bersikap dan bertingkahlaku, hendaknya menghormati dan mengedepankan kedaulatan negara sebagai perwujudan kehendak seluruh rakyat.
  • Sikap dan Perilaku Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Keadilan Sosial, bahwa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh rakuat Indonesia yang sesuai dengan sifat Pancasila sebagai ideologi terbuka, hal ini akan mengarah pada terwujudnya kesejahteraan lahir dan batin yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali.
Menunjukan sikap Positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
  • Sikap nyata terhadap Pancasila merupakan sikap prilaku yang baik dan mendukung terhadap nilai-nilai Pancasila serta berupaya melestarikan dan mempertahankan Pancasila baik sebagai ideologi bangsa, dasar negara maupun pandangan hidup bangsa.
  • Nilai ini sanggup diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan berperan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dilingkungan keluarga,sekolah,masyarakat bangsa dan negara.
Contoh sikap nyata yang perlu ditunjukan oleh setiap warga Negara
  • Menerima Pancasila sebagai dasar negara,ideologi bangsa dan pandangan hidup bangsa.
  • Menghayati dan mempelajari nilai-nilai yang terkandung alam Pancasila
  • Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  • Menolak ideologi lain yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila
  • Turut mempertahankan kelestarian ideologi Pancasila
  • Bersikap kritis dan mempunyai kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara supaya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
Contoh prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke satu
  • Melaksanakan ibadah agama sempurna waktu
  • Memperdalam anutan agama melalui ceramah keagamaan, pendidikan agama
  • Selalu berdoa setiap memulai dan mengakhiri suatu pekerjaan/kegiatan
  • Menghormati pemeluk agama lain
  • Memelihara kebersihan dan kemakmuran sarana peribadatan.
Contoh prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke dua
  • Saling menyayangi dan menghargai antar sesama manusia
  • Saling tolong menolong antar sesama manusia
  • Menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain
  • .Menjunjung tinggi dan mentaati peraturan/norma yang berlaku
  • Gemar melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial,menyantuni fakir miskin/anak yatim
Contoh prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke tiga
  • Selalu mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi/golongan
  • Turut menjaga rasa kekeluargaan dan keharmonisan keluarga,lingkungan masyarakat,sekolah
  • Menghormati lambang-lambang identitas nasional ibarat lambang negara,lagu kebangsaan,bendera nasional, mata uang dll
  • Menggunakan produk dalam negeri
  • Mau bergaul dengan siapa saja tanpa membedakan SARA
Contoh prilaku yang sesuai dengan niai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke empat
  • Mengutamakan musyawarah/diskusi dalam setiap mengambil keputusan untuk kepentingan bersama
  • Tidak memaksakan kehendak dalam kepentingan bersama
  • Turut serta melaksanakan danmensukseskan emilihan pemimpin organisasi,pengurus kelas,pengurus osis,RT,RW,Lurah/kepala desa,kepala daerah,presiden dll dengan jujur dan bertanggung jawab.
Contoh prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasial sila ke lima
  • Selalu berhemat dalam setiap penggunaan kebutuhan hidup
  • Berupaya bekerja keras dalam setiap penyelesaian tugas/pekerjaan
  • Gemar menabung untuk kebutuhan hidup dimasa depan
  • Bertutur kata, berpenampilan dan berprilaku yang sederhana dan wajar
  • Mengembangkan semangat gotong royang dan kekeluargaan.
Sikap nyata terhadap Pancasila perlu ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan masyarakat,berbangsa dan bernegara oleh seluruh komponen bangsa baik sebagai rakyat maupun pegawapemerintah pemerintahan dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam tiap sila.

Demikianlah artikel singkat perihal Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka. Semogabermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Wednesday, May 1, 2019

Pengertian Saraf Simpatik Dan Fungsi Saraf Simpatik Adalah

Pengertian Saraf Simpatik adalah saraf yang berpangkal di medula spinalis (sumsum tulang belakang) yang berada di kawasan dada dan pinggang yang terletak didepan ruas tulang belakang. Saraf Simpatik disebut juga dengan sistem saraf torakolumbar. Dapat dikatakan saraf torakolumbar alasannya ialah saraf preganglion keluar dari tulang belakang toraks ke-1 hingga 12. Sistem saraf simpatik mempunyai 25 pasang ganglion atau simpul saraf yang letaknya berada di sumsum tulang belakang. contohnya mempercepat detak jantuk dan menjadikan kontrasi pembuluh darah. Sistem ini mengatur fungsi kelenjar keringat dan merangsang sekresi glukosa dalam hati. Sistem saraf simpatik diaktifkan terutama dalam kondisi stres. Sistem saraf simpatik disebut juga sistem saraf torakolumbar, alasannya ialah saraf preganglion keluar dari tulang belakang toraks ke-1 hingga dengan ke-12. Sistem saraf ini berupa 25 pasang ganglion atau simpul saraf yang terdapat di sumsum tulang belakang.
   
Fungsi-Fungsi Sistem Saraf Simpatik - Saraf Simpatik merupakan bab dari sistem saraf tak sadar (otonom) yang mempunyai fungsi berlawanan dengan sistem saraf parasimpatik. Jika sistem saraf parasimpatik berfungsi memperlambat kerja organ tubuh, maka sebaliknya dengan sistem saraf simpatik berfungsi mempercepat/memacu kerja organ tubuh. Namun ada beberapa organ badan yang berlawanan dengan fungsi utama dari kedua saraf tersebut terutama saraf simpatik . Berikut macam-macam organ badan yang difungsikan oleh saraf simpatik... 

Fungsi Sistem Saraf Simpatik
  • Memperbesar pupil mata
  • Mempercepat detak jantung
  • Memperbesar bronkus
  • Menghambat kerja alat pencernaan
  • Menghambat kontraksi kantung seni
  • Menghambat ereksi
  • Menurunkan sekresi ludah
  • Menurunkan tekanan darah
  • Menghambat sekresi empedu
  • Meningkatkan sekresi adrenalin
  • Memperlambat gerak pristaltik
  • Mempersempit diamter pembuluh darah 

saraf yang berpangkal di medula spinalis  Pengertian Saraf Simpatik dan Fungsi Saraf Simpatik adalah

Perbedaan Saraf Simpatik dan Parasimpatik
Perbedaan antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang melekat pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek,sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang alasannya ialah ganglion melekat pada organ yang dibantu.
Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.
Pada saraf simpatik dan saraf parasimpatik terdapat penghubung antara sistem saraf sentra dan efektor, yang dinamakan ganglion. Ganglion saraf simpatik berada bersahabat sumsum tulang belakang. Serabut praganglion saraf simpatik berukuran pendek, sementara serabut pasca ganglionnya berukuran panjang. Sebaliknya, saraf parasimpatik mempunyai serabut praganglion yang berukuran panjang dan serabut pascaganglion yang pendek.

Dilihat dari ganglionnya
Simpatik: Ganglion saraf simpatik berada bersahabat sumsum tulang belakang. Serabut praganglion saraf simpatik berukuran pendek, sementara serabut pascaganglionnya berukuran panjang.
Parasimpatik: Saraf parasimpatik mempunyai serabut praganglion yang berukuran panjang dan serabut pascaganglion yang pendek. ganglia neuron parasimpatik terletak di bersahabat atau di dalam organ target.
Dilihat dari dari cara kerjanya :

  • Simpatik merangsang kerja organ
  • Parasimpatik menghambat kerja organ

Persamaan Saraf Simpatik dan Parasimpatik
Peranan utama  komponen  simpatik  dan  parasimpatik sistem saraf otonom  pada divisi motoris dalam mengatur fungsi  tubuh bab  internal. Pada saraf simpatik dan saraf parasimpatik terdapat penghubung antara sistem saraf sentra dan efektor, yang dinamakan ganglion.

Demikianlah artikel tentang Pengertian Saraf Simpatik dan Fungsi Saraf Simpatik. Semoga bermanfaat, Sekian dan terima kasih.