Pages

Sunday, July 1, 2018

Pengertian Aqidah Budpekerti Serta Tujuan Dan Fungsinya

Pengertian Aqidah Akhlak Serta Tujuan Dan Fungsinya. Menurut Syaikh Abu Bakar Al-Jaziri kepercayaan yaitu kumpulan dari hukum-hukum kebenaran yang terperinci yang sanggup diterima oleh akal, telinga dan perasaan yang diyakini oleh hati insan dan dipujinya, dipastikan kebenarannya, ditetapkan kesalehannya dan tidak melihat ada yang menyalahinya dan bahwa itu benar serta berlaku selamanya. Anda sanggup membaca Pengertian Dan Tujuan Akidah. 

Sedangkan Akhlak yaitu suatu kondisi atau sifat yang telah meresap dari jiwa dan menjadi kepribadian sampai dari situ timbullah banyak sekali macam perbuatan dengan cara impulsif dan gampang tanpa dibuat-buat dan tanpa melaksanakan pemikiran. Akhlak.

Definisi Aqidah Akhlak

Aqidah Akhlak yaitu upaya sadar dan terpola dalam menyiapkan penerima didik untuk mengenal, memahami, menghayati dan mengimani Allah SWT dan meralisasikannya dalam sikap budpekerti mulia dalam kehidupan sehari-hari berdasrkan Al-Qur’an dan Hadits melalui acara bimbingan, pengajaran, latihan serta penggunaan pengalaman.

Tujuan Akidah Akhlak

  1. Menumbuhkembangkan Akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman siswa wacana kepercayaan Islam sehingga menjadi insan Muslim yang terus berkembang keimanan dan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT
  2. Mewujudkan insan Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari budpekerti tercela dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan individu maupun sosial, sebagai manifestasi dari aliran dan nilai-nilai kepercayaan Islam.

Fungsi Aqidah Akhlak

  1. Penanaman nilai aliran Islam sebagai pedoman mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat;
  2. Pengembangan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta budpekerti mulia penerima didik seoptimal mungkin, yang telah ditanamkan lebih dahulu dalam lingkungan keluaraga;
  3. Penyesuaian mental penerima didik terhadap lingkunga fisik dan sosial melalui aqidah akhlak;
  4. Perbaikan kesalahan-kesalan, kelemahan-kelemahan penerima didik dalam keyakinan pengalaman aliran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari;
  5. Pencegahan penerima didik dari hal-hal negatif dari lingkunganya atau dari budaya absurd yang akan di hadapinya sehari-hari;
  6. Pengajaran wacana info dan pengetahuan keimanan dan akhlak, serta sistem dan fungsionalnya;
  7. Penyaluran siswa untuk mendalami Aqidah budpekerti ke forum pendidikan yang lebih tinggi.

No comments:

Post a Comment